Tim putra Jakarta BNI 46 melawan Jakarta Pertamina Energi. (Foto: Humas Proliga 2019)
Tim putra Jakarta BNI 46 melawan Jakarta Pertamina Energi. (Foto: Humas Proliga 2019)

Ikuti Jejak Bank SumselBabel, BNI 46 Raih Kemenangan Kedua

Olahraga proliga
Daviq Umar Al Faruq • 10 Februari 2019 03:15
Kediri: Tim putra Jakarta BNI 46 mengikuti jejak Palembang Bank SumselBabel dengan meraih kemenangan kedua pada babak final four putaran pertama di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 9 Februari 2019.
 
Pada laga tersebut, BNI 46 berhasil membuat Jakarta Pertamina Energi (JPE) kembali mencatat hasil negatif dengan kalah 3-0 (25-18, 25-23, 31-29).
 
BNI 46 langsung menggebrak pertandingan dengan menekan pertahanan JPE sehingga Aji Maulana dan kawan-kawan mampu kunci set pertama 25-18.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada set kedua, BNI 46 semakin percaya diri dengan serangan bertubi-tubi dari Eko Permana Putra yang tak mampu dibaca oleh JPE sehingga membuat mereka meninggalkan skor 15-13 pada set kedua.
 
Rotasi pemain pun langsung diperlihatkan oleh kedua tim, JPE mengganti beberapa pemain, sedangkan BNI 46 pun memainkan Okky Damar yang selama ini belum turun memperkuat tim, ia pun langsung menambah poin, dan Osmel Camejo mengakhiri set kedua dengan 25-23.
 
Memasuki set ketiga permainan sengit yang diperlihatkan BNI 46 akhirnya mendapatkan perlawanan ketat sampai beberapa kali skor terus sama. Namun akhirnya BNI 46 tetap mampu mengakhiri set ketiga dengan 31-29.
 
“Sebenarnya pertandingan kita biasa-biasa saja, cuma kita menang tadi sedikit terbawa irama kebawa mereka, artinya disana diam padahal kita seharusnya bisa lebih menekan, dan kesempatan menekan itu ada, tapi ya tadi kita kebawa irama itu. Saat terbawa irama kita mengganti pemain dan kita bisa leading lagi. Jadi pergantian pemain itu saya bener-benar ingin mengubah irama saja,” ujar Pelatih Jakarta BNI 46, Samsul Jais, usai pertandingan.
 
“Kalau untuk lawan Bank SumselBabel kita tetap fight saja, tapi kita tentu ingin memenangkan pertandingan. Saya yakin setiap tiga kali pertemuan, tentu masing- masing tim sudah tau kekurangannya apa, tapi yang penting kita optimis dulu,” tambahnya.
 
Sementara Pelatih Jakarta Pertamina Energi Putut Marhaento sendiri merasa tidak puas dengan pimpinan wasit, karena tadi dinilai ada kesalahan saat menilai. Tapi meski begitu ia menekankan bahwa anak asuhnya harus melupakan hasil hari ini, jadi sudah harus fokus untuk besok.
 
“Wasitnya keterlaluan, kan nilai-nilai ketat begitu bikin emosi pemain, dia kan tidak tau apalagi kalau skor skor-skor tipis gitu satu saja kan penting. Itu untuk wasit ya, karena kita sudha berkali-kali dilakukan seperti ini dengan wasit. Itupun sangat mempengaruhi mental anak-anak, kan mereka merasa di kacaukan wasit,” kata Putut.
 
“Yang perlu diperbaiki itu lebih ke mentalnya ya, karena saat ini kan mereka jatuh ya jadi kita atur harus bisa naik lagi. Besok sore lawan Samator jadi harus bisa, karena itu seperti bagian menentukan bagi kami, jadi kita tetap optimis untuk menghadapi besok,” tuntasnya.
 

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif