Bonus Pengangkatan PNS untuk Atlet Mulai Diproses
Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga meninggalkan tempat upacara untuk pengesahan CPNS bagi para Atlet di halaman Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (17/1). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta: Atlet Indonesia peraih medali di ajang Asian Games dan Asian Para Games 2018 tidak hanya diguyur bonus berupa uang tunai. Terkini, mereka dikabarkan sedang sibuk menjalani tes Calon Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelum akhirnya diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). 

Begitulah yang dialami peraih emas balap sepeda nomor downhill putra, Khoiful Mukhib. Pembalap asal Jawa Tengah itu  sedang berjuang di atas meja karena mengikuti tes CPNS di lingkungan Kemenpora yang berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis 18 Oktober.

"Benar mas. Saat ini saya mengikuti tes CPNS," kata bapak yang baru saja dikaruniai seorang anak itu. 


Klik: Statistik Oke Ahsan/Hendra Jelang Babak 16 Besar

Khoiful Mukhib membuat kejutan dengan meraih emas Asian Games 2018 karena tim Indonesia lebih mengandalkan Popo Ario Sejati. Namun, Popo yang berasal dari Jawa Timur malah kalah bersaing dan tidak dapat medali.

Melanjutkan cerita soal tes CPNS, Mukhib mengaku optimistis bisa mengisi lembar jawaban dengan baik. Sikap optimistis itu muncul karena dia ingin mencari bekal masa depan apabila sudah tidak menjadi tumpuan bagi timnas downhill Indonesia 

"Doakan biar semuanya lancar," kata pebalap kelahiran Jepara, Jawa Tengah,15 Desember 1990 itu.

Klik: Olahraga Sambil Berwisata di Tiket.com Kudus Relay Marathon 2018

Jika di lapangan selalu menggunakan jersey Merah Putih, kali ini Mukhib datang ke lokasi tes dengan mengenakan kemeja warna putih, celana panjang hitam dan sepatu pantofel hitam. Busana formal itu ia kenakan sebagai salah satu syarat mengikuti tes CPNS.

Mukhib tidak datang sendirian untuk mengikuti tes CPNS. Tetapi diikuti juga oleh rekan sesama atlet berprestasi lainnya seperti  
peraih perak BMX putra I Gusti Bagus Saputra, perunggu BMX putri Wiji Lestari, peraih perunggu downhill putri Nining Purwoningsih dan ratu BMX Asia Tenggara, Elga Kharisma Novanda.

Selain nama-nama di atas, terdapat terdapat juga Abdul Halim Dalimunthe yang meraih perak dari cabang olahraga atletik nomor lari 100 T11 Asian Para Games 2018. Pria murah senyum itu mengaku senang semua yang dijanjikan pemerintah langsung terpenuhi meski melewati tahapan dan persyaratan.

"Setelah bonus turun, saya langsung ikut tes CPNS bersama peraih medali yang lain. Semua syarat juga sudah saya penuhi. Mohon doanya," kata atlet yang mengalami kebutaan permanen sejak berusia usia 16 tahun itu.

Tidak semua atlet berprestasi Asian Games dan Asian Para Games 2018 yang bisa menikmati bonus pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, bonus itu hanya diperuntukkan bagi atlet yang berusia maksimal 35 tahun.

Jika dilihat dari hasil medali Asian Games 2018 yaitu 31 emas 24 perak 43 perunggu atau total 98 medali. Meski demikian peraih medali ini tidak serta merta lolos menjadi CPNS mengingat banyak syarat yang harus dipenuhi termasuk batasan usia 35 tahun. (Antara)





(KAU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id