Atlet berusia 21 tahun itu mencatatkan angkatan terbaik 86 kilogram pada nomor snatch. Sementara pada clean and jerk, Luluk berhasil mengangkat 103 kilogram sehingga mengamankan total angkatan 191 kilogram.
Luluk membuka penampilan di nomor snatch dengan mengangkat beban 83 kilogram. Ia kemudian berhasil meningkatkan angkatannya menjadi 86 kilogram pada percobaan kedua.
Pada percobaan ketiga dengan beban 88 kilogram, Luluk sempat terlihat kesulitan. Ia cukup lama menahan beban sebelum akhirnya mampu berdiri tegak dan menyelesaikan angkatan tersebut.
Luluk Gagal di Percobaan Pertama Clean and Jerk
Berlanjut ke clean and jerk, Luluk gagal mengangkat beban 103 kilogram pada percobaan pertama. Namun, ia mampu memperbaiki penampilannya dan berhasil menyelesaikan angkatan dengan beban yang sama pada kesempatan kedua.
Baca Juga :
Kalah Telak dari China, Bulutangkis Putri Indonesia Sumbang Perunggu di Asian Games 2026
Luluk kemudian mencoba mengangkat beban 107 kilogram pada percobaan terakhir. Namun, upaya tersebut gagal sehingga total angkatannya tetap berada di angka 191 kilogram.
Hasil tersebut memastikan Luluk meraih medali perunggu untuk Indonesia di kelas 49 kilogram putri Asian Games 2026.
Indonesia Koleksi 10 Medali
Medali yang diraih Luluk turut menambah perolehan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Rabu, 23 September 2026, Indonesia telah mengoleksi total 10 medali.
Raihan tersebut terdiri dari satu medali perak dan sembilan perunggu. Satu-satunya medali perak Indonesia sejauh ini dipersembahkan Sumaya dari cabang olahraga teqball putri.
Meski telah mengumpulkan 10 medali, Indonesia masih menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang belum meraih medali emas pada Asian Games 2026. Lima negara Asia Tenggara lainnya telah membukukan medali emas di ajang tersebut.
Perunggu Luluk menjadi tambahan penting bagi kontingen Indonesia sekaligus memperpanjang perolehan medali Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
(Muhammad Zaidan Rizky)