Regional Jakarta menjadi seri kelima sekaligus penutup fase regional sebelum seluruh tim terbaik bertarung di fase puncak bertajuk The Nationals.
Sebanyak 16 kampus dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini. Menariknya, satu perguruan tinggi dari luar Pulau Jawa, Universitas Riau Pekanbaru, ikut meramaikan persaingan sengit kompetisi basket mahasiswa ini.
Regional Jakarta Disebut Punya Level Tertinggi
Regional Jakarta menjadi zona kedua di Campus League Season 1 yang kuota pesertanya terpenuhi penuh, yakni 16 tim putra dan delapan tim putri.
Atmosfer kompetitif tinggi disebut bukan hal mengejutkan mengingat Jakarta selama ini dikenal sebagai pusat pembinaan basket mahasiswa terbaik di Indonesia.
“Secara pembinaan, level Jakarta memang sudah melampaui kota-kota lain di Indonesia,” ujar pemain Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Muhammad Tirta Dunda, usai technical meeting di UPH.
Untirta sendiri tergabung di Grup B Putra bersama Universitas Darma Persada, Universitas Trisakti, dan Universitas Budi Luhur. Menurut Tirta, ajang Campus League menjadi momentum penting bagi tim-tim kampus untuk menunjukkan kualitas mereka di level nasional.
“Campus League akan menjadi awal yang bagus untuk tim-tim kampus di Jakarta seperti kami juga. Kami akan membuktikan bahwa Untirta ada dan hidup,” katanya.
UPH dan Perbanas Jadi Sorotan
Secara tradisi, Regional Jakarta selalu melahirkan tim unggulan yang mendominasi basket mahasiswa nasional. Dua nama yang paling sering menjadi sorotan adalah Institut Perbanas dan tuan rumah Universitas Pelita Harapan. Namun, status favorit dianggap tak berarti tanpa pembuktian di lapangan.
Manajer tim UPH, Dhea Simanjuntak, menegaskan kunci utama menghadapi kompetisi adalah kepercayaan antar pemain dan fokus terhadap tujuan tim.
“Pemain saling percaya, juga percaya kepada pelatih dan program yang sudah dijalani. Yang terpenting adalah fokus pada tujuan,” ujar Dhea.
Maranatha Sapu Bersih Gelar Regional Bandung
Tensi tinggi Regional Jakarta menjadi kelanjutan panasnya persaingan di Regional Bandung sebelumnya. Di Kota Kembang, tim putra dan putri Universitas Kristen Maranatha sukses mengawinkan gelar juara Campus League Basketball Regional Bandung 2026.

Tim putri Maranatha menaklukkan Universitas Katolik Parahyangan dengan skor 78-62 di partai final, sedangkan tim putranya memastikan gelar usai mengalahkan Institut Teknologi Harapan Bangsa dengan skor 66-54. Keberhasilan tersebut sekaligus memastikan tiket menuju The Nationals.
Campus League dan UPI Jalin Kerja Sama Lima Tahun
Selain pertandingan, Campus League juga menandai langkah besar dalam pengembangan olahraga mahasiswa melalui kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan CEO Campus League, Ryan Gozali, bersama jajaran pimpinan UPI.

Kerja sama yang akan berlangsung selama lima tahun ke depan ini bertujuan membangun ekosistem olahraga kampus jangka panjang sekaligus memperkuat pembentukan karakter mahasiswa melalui kompetisi olahraga.
“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa,” ujar Ryan Gozali.
Sementara itu, Direktur Kemitraan dan Urusan Internasional UPI, Pupung Purnawarman, menyebut kerja sama tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui bidang olahraga.
“Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah melalui bidang olahraga,” tandas Pupung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News