Partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7), menjadi penutup manis seri perdana kompetisi nasional yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS.
Goal Aksis Juara U-15 Lewat Drama Adu Penalti
Laga final U-15 antara Goal Aksis Cimahi dan Cipta Cendikia Football Academy Bogor berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim saling bergantian menguasai permainan, namun disiplin pertahanan membuat skor tetap 0-0 hingga waktu normal usai.
Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti.
Goal Aksis tampil lebih tenang. Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor.
Sementara itu, Cipta Cendikia FA hanya mencetak tiga gol setelah kiper Goal Aksis, Elbian Defika Aryasatya, melakukan penyelamatan krusial yang memastikan kemenangan 4-3 sekaligus membawa timnya meraih gelar juara nasional.
Elbian Jadi Pahlawan, Bilqis Sebut Hasil Kerja Keras
Bilqis Fatimah Az Zahra mengatakan keberhasilan timnya merupakan buah dari latihan intensif selama satu bulan terakhir.
"Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini," kata Bilqis.
Menurut Bilqis, format kompetisi liga turut membuat para pemain mendapatkan jam terbang lebih banyak sehingga perkembangan kemampuan mereka berlangsung lebih cepat.
Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menilai keberhasilan ini menjadi pelajaran penting agar para pemain memiliki mental atlet profesional sejak usia dini.
Ia berharap anak asuhnya tidak cepat puas dan terus meningkatkan kualitas demi mencapai level yang lebih tinggi.
Akademi Persib Tampil Superior di Final U-18
Berbeda dengan final U-15 yang berlangsung ketat, partai puncak U-18 berjalan satu arah. Akademi Persib Bandung langsung menguasai pertandingan sejak awal dan menutup babak pertama dengan keunggulan empat gol tanpa balas.
Sucy Kanya Sholehah menjadi bintang pertandingan lewat torehan hattrick pada menit ke-11, 32, dan 34. Satu gol lain di babak pertama dicetak Nasywa Salsabila Fatah pada menit ke-37.
Dominasi Akademi Persib berlanjut setelah turun minum. Nasywa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55 untuk mengunci kemenangan telak 5-0 atas Putri Garut.
Akademi Persib Bangkit dari Kekalahan hingga Jadi Juara
Kapten Akademi Persib, Gadhiza Asnanza, mengaku bangga melihat perjuangan timnya. Terlebih, timnya sempat kalah pada awal kompetisi, tapi mampu bangkit hingga akhirnya menjadi juara nasional.
"Yang juara itu dilihat dari siapa yang mau bekerja lebih keras. Kami sempat kalah dari Arema, tetapi akhirnya bisa membuktikan menjadi juara," tutur Gadhiza.
Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, menilai HYDROPLUS Soccer League memberikan dampak besar terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia.
Menurutnya, kompetisi yang berlangsung rutin membuat pelatih dan pemain sama-sama terdorong meningkatkan kualitas, baik dari sisi taktik maupun kemampuan individu.
Kompetisi Didorong Jadi Motor Kemajuan Sepak Bola Putri
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengapresiasi penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars karena dinilai tidak hanya membina atlet muda, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi melalui konsep sport tourism.
Direktur PT Savoria Kreasi Rasa selaku produsen HYDROPLUS, Didiet Fadriana Abdulkadir, menyebut perkembangan sepak bola putri Indonesia semakin menggembirakan.
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga kesinambungan kompetisi berjenjang agar lahir semakin banyak talenta muda yang mampu memperkuat tim nasional di masa depan.
Ajang Seleksi Timnas Putri U-16
Final HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga dipantau langsung jajaran pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia.
Pelatih Timo Scheunemann, bersama Takumi Taniguchi dan Jacksen F. Tiago, melakukan pemantauan terhadap pemain-pemain terbaik yang akan diproyeksikan memperkuat Timnas Putri U-16 pada ajang Srikandi Merdeka Cup Agustus mendatang.
Menurut Timo, proses seleksi dilakukan secara objektif dengan menilai aspek teknik, kecerdasan bermain, positioning, fisik, hingga atletisme para pemain.
Selain memperebutkan gelar, Srikandi Merdeka Cup juga akan menjadi ajang persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia Wanita U-17 AFC 2026.
“Tidak hanya bertanding dan berjuang meraih gelar juara, Srikandi Merdeka Cup juga menjadi ajang talent scouting untuk kualifikasi Piala Asia Wanita AFC U-17 2026, Oktober mendatang,” tutur Coach Timo.
Daftar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026
Kategori U-15
* Juara: Goal Aksis Cimahi
* Runner-up: Cipta Cendikia FA Bogor
* Semifinalis: Mojang Priangan Ciamis dan Arema FC Women Malang
* Best Goalkeeper: Elbian Defika Aryasatya (Goal Aksis Cimahi)
* Best Player: Ayla Dva Khala Ahisma (Cipta Cendikia FA Bogor)
* Top Scorer: Nafeeza Ayasha Nori (Mojang Priangan Ciamis, 4 gol)
Kategori U-18
* Juara: Akademi Persib Bandung
* Runner-up: Putri Garut
* Semifinalis: Putri JP Jakarta dan Arema FC Women Malang
* Best Goalkeeper: Gadhiza Asnanza (Akademi Persib Bandung)
* Best Player: Oedaija O'Shea Sharinah (Arema FC Women Malang)
* Top Scorer: Zahra Nafisa Dwi Agustin (Akademi Persib Bandung, 3 gol) dan Sucy Kanya Sholehah (Akademi Persib Bandung, 3 gol).
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda