Sesi foto bersama timnas polo air putra Indonesia sebelum berangkat ke Filipina. (Media Relation CDM)
Sesi foto bersama timnas polo air putra Indonesia sebelum berangkat ke Filipina. (Media Relation CDM)

CdM Berharap Polo Air Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

Olahraga SEA Games 2019 Filipina
Kautsar Halim • 22 November 2019 23:53
Jakarta: Timnas polo air putra Indonesia menjadi rombongan pertama dari cabang akuatik yang diberangkatkan ke Filipina untuk mengarungi SEA Games 2019. Mereka membawa 13 atlet putra dan empat ofisial, termasuk manajer serta pelatih.
 
Keberangkatan timnas polo air putra dilepas langsung oleh Chef de Mission Indonesia, Harry Warganegara. Dalam kesempatan ini, Harry Warganegara berharap mereka bisa menjadi cabor pertama yang menyumbang medali emas.
 
''Polo air menjadi kontingen keempat yang berangkat lebih dulu ke Filipina dan akan bertanding sebelum opening ceremony digelar. Saya harap polo air bisa menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di SEA Games 2019,'' ujar Harry Warganegara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Timnas polo air putra yang ditukangi oleh Milos Sakovic memang memasang target emas di SEA Games 2019. Harapan itu tidak mustahil terwujud jika melirik pencapaian di SEA Games sebelumnya.
 
"Memang SEA Games 2017 kami berakhir di peringkat kedua, hanya kalah dari Singapura. Itupun hanya selisih gol. Tahun ini saya optimistis kami bisa juara" kata Milos.
 
Selama di Filipina, Milos akan didampingi oleh Deddy Utama selaku manajer timnas polo air putra Indonesia. Kemudian, ada dua pelatih lokal juga, yakni Dean Baldwin dan Benny Respati.
 
Adapun 13 atlet putra yang berangkat adalah Rezza Auditya Putra, Ridjkie Mulia, Novian Dwi Putra, Delvin Felliciano, Fakri Mahmud, Andi Muhammad Uwaizulqarni, Beby Willy Eka Paksi Tarigan, Zaenal Arifin, Rafi Alfaris, Made Agung Dwicahya Arsana, Silvester Goldberg Manik, Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo.
 

 

(KAH)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif