Jalannya Pertandingan
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Spurs sebenarnya sempat memimpin lebih dulu lewat gol Pedro Porro pada menit ke-39. Namun, konsentrasi yang pecah di penghujung babak pertama membuat Brighton menyamakan kedudukan pada menit ke-45+3.
Harapan untuk memutus tren buruk muncul kembali di babak kedua setelah bintang muda Xavi Simons mencetak gol indah yang membawa Tottenham unggul 2-1. Sial bagi tuan rumah, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Rutter mencetak gol penyeimbang pada masa injury time (tambahan waktu) menit ke-90+5.
Hasil ini memastikan Tottenham Hotspur belum mencatatkan satu pun kemenangan di liga sepanjang tahun 2026. Posisi mereka kini semakin terancam di zona degradasi klasemen sementara Premier League.
Sikap Tegas De Zerbi Kepada Anak Asuhnya
Mengutip laporan dari ESPN, Roberto De Zerbi menunjukkan rasa tidak puasnya terhadap mentalitas beberapa pemain yang tampak terpukul usai pertandingan.
"Mereka harus mendengarkan saya. Saya bangga dengan penampilan mereka. Mereka harus lebih kuat, fokus hanya pada pertandingan melawan Wolverhampton dan datang ke tempat latihan pada Senin sore dengan senyum karena jika tidak, mereka akan langsung pulang," ujarnya.
Mantan pelatih Olympique de Marseille tersebut juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ruang bagi para personel tim, baik pemain maupun asisten, yang membawa aura negatif ke dalam klub.
"Saya tidak punya waktu untuk memperhatikan orang-orang negatif, untuk melihat pemain atau asisten yang sedih. Tidak. Kami beruntung karena kami bekerja di klub besar, stadion besar. Kami bekerja di Liga Primer," tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut.
De Zerbi meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan bersikap positif demi menghadapi laga krusial selanjutnya. Menurutnya, kualitas skuat Spurs masih mumpuni untuk bertahan di kasta tertinggi jika dibarengi dengan mentalitas yang benar.
"Kami memiliki kualitas yang tepat untuk memenangkan pertandingan [melawan Wolves] jadi kami harus bersikap positif. Saya tidak suka orang yang menangis, yang berpikir negatif," tutupnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News