Suasana perlombaan balap sepeda downhill di Solo untuk memperingati HUT RI ke-74 (Foto: medcom.id/Pythag Kurniati)
Suasana perlombaan balap sepeda downhill di Solo untuk memperingati HUT RI ke-74 (Foto: medcom.id/Pythag Kurniati)

Ketika Mal Disulap Jadi Lintasan Balap

Olahraga balap sepeda
Pythag Kurniati • 19 Agustus 2019 13:19

Jika biasanya lomba balap sepeda downhill digelar di sebuah gunung atau bukit, kali ini panitia membuat terobosan "gila" dengan memindahkan lokasi lomba ke dalam sebuah mal.


Sukoharjo: Sebuah ide unik tersaji dalam lomba balap sepeda bertajuk '76 IDH Urban Downmall' yang digelar di Hartono Mall Solo Baru, Sukoharjo, 17-18 Agustus 2019. Sesuai judulnya, para peserta berlomba di dalam sebuah pusat perbelanjaan alias mal.
 
Jika biasanya lomba balap sepeda downhill digelar di sebuah gunung atau bukit, kali ini panitia membuat terobosan "gila" dengan memindahkan lokasi lomba ke dalam sebuah mal.
 
Meski idenya tidak biasa, namun animo para peserta tidak surut. Sebanyak 140 peserta ikut meramaikan lomba yang digelar untuk memperingati HUT RI ke-74 ini.

Baca:Jadwal Wakil Indonesia di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2019


Para pembalap sepeda yang biasa menuruni gunung itu beradu kemampuan menyusuri trek di dalam mal. Mulai dari lantai atap hingga lantai dasar mal disulap menjadi lintasan balap sepanjang 670 meter.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peserta memulai balapan dari lantai atap kemudian menyusuri area parkir kemudian masuk ke dalam tangga darurat. Peserta lalu masuk ke dalam mal, menuruni eskalator hingga finis.
 
Jalan di dalam mal dibagi dua untuk pejalan kaki dan lintasan balap. Di beberapa titik, penyelenggara memasang sejumlah rintangan.
 
"Ada 10 kelas dalam kompetisi ini, dibagi menurut umur dan prestasi. Mulai dari junior usia 15-17 tahun hingga kelas men elite," kata humas penyelenggara, Indonesia Downhill, Imam Senewe, Minggu, 18 Agustus 2019 malam.
 
Menurutnya, wilayah Solo Raya dipilih sebagai tuan rumah karena lokasinya yang berada di tengah Pulau Jawa. "Karena peserta berasal dari seluruh wilayah di Jawa," ujarnya.
 
Dalam kompetisi ini, masing-masing peserta diberi kesempatan dua kali balapan. "Stage pertama dan kedua lalu ditambah, yang tercepat ialah pemenangnya," kata dia.

Baca juga:Ditawari Jadi Pelatih, Lee Chong Wei Belum Siap


Masing-masing kelas dipilih lima orang pemenang. Mereka berhak mendapatkan hadiah total senilai Rp78 juta.
 
Pada kelas paling bergengsi, men elite, Yavento Ditra Pranata keluar sebagai juara. Pria 29 tahun asal Yogyakarta itu mencatatkan waktu 02:54.593.
 
"Yang paling sulit itu saat di tangga darurat. Kondisi gir tidak boleh berat agar keluarnya lebih mudah," ujar Ditra.
 
Dibandingkan downhill, menurutnya downmall memiliki tantangan tersendiri. "Butuh tenaga ekstra dan endurance yang tinggi," katanya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?
 
Video:Gelar Juara Justin Barki Jadi Kado Persembahan HUT RI

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif