NEWSTICKER
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di bangku penonton sebelum laga Persib Bandung melawan PSS Sleman di stadion Si Jalak Harupat. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di bangku penonton sebelum laga Persib Bandung melawan PSS Sleman di stadion Si Jalak Harupat. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Antisipasi Korona, BOPI Minta Semua Event Olahraga Disetop

Olahraga olahraga virus corona
Kautsar Halim • 16 Maret 2020 15:19
Jakarta: Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) merespons imbauan Menteri Pemuda dan Olahraga RI dan Presiden Joko Widodo yang ingin melawan penyebaran virus korona di Tanah Air. Mereka lantas meminta seluruh event olahraga dihentikan sementara.
 
BOPI cukup serius merespons instruksi Menpora dan Presiden RI terkait wabah korona ini. Sebab, mereka menegaskan bakal menarik surat rekomendasi penyelenggaraan event apabila ada operator turnamen atau kompetisi yang tidak patuh.
 
Meski begitu, tidak ada informasi detail tentang durasi larangan menggelar event olahraga tersebut. BOPI hanya bilang, berbagai event olahraga nasional bisa bergulir kembali apabila wabah covid-19 sudah teratasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Klub-klub sepak bola maupun organisasi olahraga Tanah Air juga diimbau BOPI untuk melakukan pemeriksaan virus korona kepada para atletnya. Kemudian, pihak ketiga atau para sponsor diminta memaklumi musibah yang sedang terjadi.
 
"Meminta pihak-pihak ketiga yang bekerjasama dengan liga-liga profesional dan/atau event olahraga profesional, untuk dapat memaklumi, mengerti dan memberikan keringanan dari efek finansial yang mungkin muncul dari penundaan atau bahkan pembatalan liga atau event olahraga profesional," tulis pernyataan poin kelima rilis BOPI.
 
Perhatian berbeda diberikan terhadap Liga 2 Indonesia yang sudah bergulir, tapi belum mendapat rekomendasi penyelenggaraan dari BOPI. Mereka berharap, waktu jeda ini digunakan untuk menyelesaikan tunggakan gaji para pemain agar surat rekomendasi itu bisa segara terbit.
 
"BOPI berharap PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga, mempergunakan waktu penundaan kegiatan liga ini untuk menyelesaikan masalah penunggakan gaji klub peserta Liga 2 tahun 2020 kepada para pemain, sehingga Rekomendasi BOPI yang belum keluar dapat segera diterbitkan sebelum Liga 2 tahun 2020 dimulai kembali pada saat yang memungkinkan," tulis pernyataan dalam poin keenam rilis BOPI.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif