Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo, S.Sos., M.Han, selaku Pembina, menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan inisiasi TNI AU sekaligus wujud nyata sinergi antara TNI AU, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.
Baca juga: Piala AFF Futsal: Indonesia Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak atas Brunei
"Semangat petarung Belitung sejatinya berakar dari tradisi Beripat Beregong, seni pertunjukan bela diri tradisional Belitung. Melalui kejuaraan ini, kita membawa nilai-nilai keberanian dan sportivitas tersebut ke level nasional, sekaligus memperingati HUT TNI AU ke-80," ujarnya.Panggung Prestasi dan Regenerasi
Kejuaraan ini dirancang sebagai barometer baru kompetisi amatir di Indonesia dengan standar fasilitas setara PON dan SEA Games. Memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah dan Piala Bergilir Danlanud H. AS Hanandjoeddin, panitia menargetkan 200 hingga 300 petinju dari seluruh Indonesia untuk berlaga di 9 kelas putra dan 6 kelas putri. Sebagai rangkaian pembuka, pada 19 April 2026 Kids Boxing Camp akan digelar untuk memberikan inspirasi bagi bibit muda petinju amatir.Dukungan dari Para Juara
Ajang ini turut mendapat apresiasi dari tokoh tinju nasional. Pemegang Sabuk WBA Asia, Ongen Saknosiwi, yang hadir memberikan dukungan langsung, menilai acara ini sangat krusial bagi masa depan atlet."Saya sangat mengapresiasi inisiasi Danlanud H. AS Hanandjoeddin. Fasilitas lengkap yang diberikan kepada atlet amatir, mulai dari akomodasi hingga perlengkapan bertanding, adalah standar yang sangat dibutuhkan untuk melahirkan juara-juara baru," ungkap Ongen Saknosiwi.
Di sisi lain, peraih medali perunggu SEA Games Thailand 2025, Alfianita Kartika Manopo, turut memberikan dukungannya sebagai bentuk komitmen bagi kemajuan tinju tanah air.
"Kejuaraan ini menjadi program penting bagi petinju, khususnya perempuan, untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki ruang yang sama untuk bersinar di level nasional. Standar tinggi yang diberikan panitia sangat luar biasa dalam menghargai proses atlet," ungkap Alfianita dalam pesan dukungannya.
Dorong Ekonomi Lokal Lewat Festival UMKM
Senada dengan visi pembangunan daerah, Bupati Belitung, Haji Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, selaku Penasihat, menegaskan pentingnya dampak ekonomi dari perhelatan ini."Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis dalam memperkenalkan keunggulan Belitung secara luas. Selain ring tinju, kehadiran Festival UMKM yang melibatkan lebih dari 30 UMKM binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung akan menggerakkan roda ekonomi lokal seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan," ungkapnya.
Fasilitas dan Kesiapan Teknis
Ketua Panitia, Kapten ADM Edi Isdianto, S.E, menegaskan kesiapan penyelenggaraan. "Melalui fasilitas lengkap yang kami sediakan, mari kita tunjukkan bahwa Belitung siap menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional. Kami memberikan kemudahan akses berupa akomodasi dan transportasi bagi peserta selama di Belitung," ujarnya.Rangkaian acara akan dimeriahkan dengan Kompetisi Drum Band pada 22–24 April 2026, dan akan ditutup dengan babak final tinju serta pengumuman pemenang pada 25 April 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News