Pria bermasker melewati logo Olimpiade Tokyo. (Yuki IWAMURA / AFP)
Pria bermasker melewati logo Olimpiade Tokyo. (Yuki IWAMURA / AFP)

Atlet Olimpiade Tokyo Berpotensi Jalani Tes Covid-19 Tiap Hari

Olahraga Olahraga olimpiade 2020 pandemi covid-19 Olimpiade Tokyo 2021
Kautsar Halim • 21 April 2021 14:14
Jakarta: Para atlet yang berpartisipasi dalam Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo berpotensi menjalani tes covid-19 setiap hari, terutama melalui tes berbasis air liur. Itu dilakukan untuk mendeteksi infeksi covid-19 tahap awal. 
 
Sebelumnya, pemerintah Jepang dan panitia penyelenggara berencana untuk melakukan tes covid-19 setidaknya empat hari sekali. Namun, frekuensi tes jadi ditingkatkan karena varian baru covid-19 terus menyebar.
 
Sejauh ini, Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan badan penyelenggara Olimpiade sedang menggodok rincian kebijakan baru tersebut. Mereka berharap, skema tes covid-19 tiap hari sudah bisa dimasukkan dalam edisi kedua "buku pedoman" yang dirilis akhir April mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika upacara pembukaan Olimpiade kurang dari 100 hari lagi, Tokyo dilanda apa yang disebut para ahli medis sebagai gelombang keempat infeksi covid-19 . Namun, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan para pejabat Olimpiade masih bersikeras event harus bergulir sesuai rencana, yakni pada 23 Juli mendatang. 
 
Pemeriksaan berkala atlet internasional umumnya akan dilakukan di pusat pengumpulan sampel yang terletak di dalam desa atlet di distrik tepi laut Harumi. Baik Tes doping dan tes air liur untuk covid-19 akan dilakukan di bawah pengawasan ketat guna mencegah tindakan curang, seperti penggantian sampel.
 
Keuntungan dari tes air liur adalah lebih aman dan lebih mudah dikumpulkan daripada lendir, yang membutuhkan kapas untuk dimasukkan jauh ke dalam rongga hidung. Tapi, Penyelenggara masih mempertimbangkan apakah tetap menggunakan uji reaksi berantai antigen atau polimerase untuk menganalisis sampel.
 
Jadwal kompetisi pun akan disesuaikan dengan kebijakan rutinitas tes covid-19 yang disepakati. Namun, atlet dengan gejala seperti demam atau batuk bakal diminta untuk langsung menjalani tes PCR spesimen usap nasofaring di klinik di desa atlet. Kemudian, mereka yang terdeteksi positif akan segera diisolasi. (ANT)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif