Rencananya, seremoni yang dipersembahkan untuk Olimpiade Tokyo 2020 itu bakal berlangsung di Olympia, Yunani pada 12 Maret. Lokasi tersebut merupakan tempat bergulirnya Olimpiade untuk pertama kali pada 2.500 tahun silam.
Api Olimpiade yang menjadi simbol kedamaian dan sportifitas akan dinyalakan menggunakan sinar matahari serta cermin cekung di dalam stadion kuno. Kegiatan itu dilakukan sebelum bergulirnya jadwal tujuh hari estafet penyerahan api dari Athena ke Jepang.
"Kami sudah mengontak Komite Krisis dan Kementerian Kesehatan. Tujuan lainnya adalah agar kami juga bisa mempersiapkan diri jika wabah tersebut sampai ke negara ini," ujar presiden Komite Olahraga Yunani, Spyros Capralos.
Estafet obor di Yunani itu sendiri akan melewati 37 kota dan 15 situs arkeologi dengan jarak tempuh 3.500 kilometer dan 842 mil laut. Setidaknya, terdaoat 600 pelari yang akan dilibatkan dalam estafet tersebut.
Atlet menembak putri Yunani, Anna Korakaki, bakal menjadi pembawa obor pertama. Dia mendapat kehormatan sebagai wanita pertama yang pernah memimpin estafet obor tersebut.
Virus korona atau COVID-19 telah mengganggu sejumlah agenda olahraga internasional dalam beberapa pekan ini. Situasi tersebut menjadi sinyal bahaya untuk panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum merekomendasikan untuk merelokasi event. (cgtn.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News