MilkLife Kickers tampil dominan dengan mengalahkan BMW 8-0. Mereka kemudian melanjutkan tren positif dengan menundukkan Fremantle City FC 5-1. Dengan demikian, skuad wakil Indonesia tersebut mencetak total 13 gol dan hanya kebobolan satu kali dalam dua pertandingan pada hari kedua.
Dua kemenangan ini menjadi respons positif setelah MilkLife Kickers mengawali turnamen dengan hasil beragam. Pada hari pertama, Kamis, 5 November, mereka menang telak 13-0 atas South Coast Baptist College, tetapi kemudian kalah tipis 0-1 dari Lion City Sailors.
MilkLife Kickers Pesta Gol ke Gawang BMW
MilkLife Kickers langsung mengambil inisiatif serangan ketika menghadapi BMW. Rara Z. Farza membuka keunggulan saat pertandingan belum genap berjalan satu menit.
Alisa M. Fakhira kemudian menggandakan keunggulan pada menit ketiga. Dominasi MilkLife Kickers berlanjut melalui dua gol Giada Soebianto pada menit ke-10 dan 18.
Albianca Raula ikut menyumbangkan gol pada menit ke-20. Sebelum turun minum, Rara kembali mencetak dua gol pada menit ke-21 dan 25 sekaligus melengkapi catatan hattrick.
Memasuki babak kedua, Giada kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut menjadi gol ketiganya dalam pertandingan melawan BMW dan gol keempatnya sepanjang turnamen.
Namun, pertandingan tidak dapat dilanjutkan hingga waktu normal. Laga sempat dihentikan setelah sirine sistem peringatan petir berbunyi. Setelah tertunda hampir satu jam, panitia memutuskan pertandingan berakhir dengan kemenangan 8-0 untuk MilkLife Kickers.
Bangkit setelah Sempat Tertinggal dari Fremantle City
Ujian berikutnya datang dari Fremantle City FC. MilkLife Kickers sempat tertinggal setelah Ciara Glascott mencetak gol pembuka pada menit ke-13.
Namun, respons tim Indonesia terbilang cepat. Garneta F. Imelda menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya satu menit kemudian.
MilkLife Kickers kemudian berbalik unggul melalui gol Rere Z. Fatin pada menit ke-23. Keunggulan 2-1 tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pada paruh kedua, MilkLife Kickers semakin mampu mengembangkan permainan. Rara Z. Farza memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-28.
Albianca Raula kemudian menambah keunggulan menjadi 4-1 pada menit ke-37. Tujuh menit sebelum pertandingan berakhir, Garneta kembali mencetak gol sekaligus melengkapi brace-nya. MilkLife Kickers pun menutup pertandingan dengan kemenangan 5-1.
Timo Scheunemann Puji Mentalitas Pemain
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, mengaku bangga dengan mentalitas para pemain dalam merespons hasil pertandingan hari pertama. Menurutnya, para pemain menunjukkan perkembangan dalam membangun serangan dan menjaga kekompakan di lapangan.
Timo juga mengapresiasi kemampuan anak asuhnya menghadapi lawan yang memiliki keunggulan postur tubuh.
"Hari ini mereka bisa main dengan aliran bola yang baik menghadapi lawan-lawan yang secara postur jauh lebih besar. Hari ini semua juga bisa main kompak di atas lapangan," ujar Timo seusai pertandingan.
Dia menegaskan tetap bangga dengan perjuangan para pemain, terlepas dari hasil akhir yang diraih di Singa Cup 2026.
Sementara itu, penyerang MilkLife Kickers, Giada Soebianto, mengaku senang timnya mampu meraih dua kemenangan. Siswi Flintridge Preparatory School tersebut menilai kerja sama antarpemain semakin baik sehingga mereka bisa menjalankan instruksi pelatih.
"Hari ini senang bisa tampil bagus dan membantu tim. Permainan hari ini cukup sengit, tapi akhirnya kami bisa bangkit meraih kemenangan karena seluruh pemain bekerja keras untuk tampil kompak secara tim," kata Giada.
MilkLife Kickers Wakili Indonesia di Girls U14
Singa Cup merupakan turnamen sepak bola kelompok usia yang diselenggarakan di Singapura sejak 2011. Edisi 2026 diikuti 136 tim dari 13 negara.
Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife mengirimkan MilkLife Kickers untuk berkompetisi di kategori Girls U14. Para pemain yang memperkuat tim tersebut merupakan hasil seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Kategori Girls U14 Singa Cup 2026 berlangsung pada 5-7 November dengan format single round-robin. Setiap tim saling bertemu satu kali untuk menentukan posisi akhir klasemen.
MilkLife Kickers tergabung di Grup A bersama Lion City Sailors (Singapura), Fremantle City FC (Australia), BMW (Singapura), dan South Coast Baptist College (Australia).
Dua kemenangan pada hari kedua menjadi modal penting bagi MilkLife Kickers untuk melanjutkan perjuangan di turnamen internasional tersebut.