Medali emas Olimpiade 2020 Tokyo yang diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Alexander NEMENOV / AFP)
Medali emas Olimpiade 2020 Tokyo yang diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Alexander NEMENOV / AFP)

Wah! Medali Olimpiade Tokyo Dibuat dari Sampah Handphone dan Laptop

Olahraga ponsel pintar soccertainment jepang Olimpiade 2020 laptop
Rendy Renuki H • 04 Agustus 2021 17:21
Jakarta: Medali Olimpiade menjadi lambang supremasi tertinggi dunia olahraga. Para atlet pun berlomba menjadi yang terbaik demi mendapatkan keping medali.
 
Termasuk di Olimpiade 2020 Tokyo yang telah memasuki hari ke-12 penyelenggaraan. Hingga Selasa 4 Agustus 2021, total telah ada 740 keping medali yang diberikan kepada 84 negara kontingen.
 
Namun ternyata medali Olimpiade Tokyo ini cukup unik. Pihak penyelenggara, Tokyo Organising Committee (TOGOC) membuat medali dari sampah elektronik seperti handphone dan laptop bekas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalam sampah elektronik tersebut pun terkandung logam mulia seperti emas dan perak. Bahan utama yang dipakai untuk medali Olimpiade Tokyo.
 
TOGOC mengajak masyarakat Jepang berpartisipasi di Olimpiade 2020 dengan mengumpulkan sampah elektronik mereka. Sampah tersebut kemudian di daur ulang untuk bahan baku pembuatan medali.
 
"Kampanye tersebut meminta masyarakat untuk menyumbangkan perangkat elektronik usang. Kami berterima kasih atas kerja sama semua orang," kata juru bicara TOGOC Hitomi Kamizawa menukil DW.
 
Antusiasme masyarakat Jepang pun cukup tinggi. Sebanyak 90 persen kota dan desa di Jepang berpartisipasi mengumpulkan sampah elektronik tersebut. TOGOC juga melibatkan pemerintah pusat, perusahaan, sekolah dan komunitas lokal.
 
Hasilnya, kampanye daur ulang itu pun menghasilkan 70 pon emas, 7.700 pon perak, dan 4.850 pon perunggu. Bahan tersebut lantas digunakan untuk pembuatan sekitar 5.000 keping medali.
 
Rencananya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan melanjutkan kampanye daur ulang tersebut untuk Olimpiade 2024. IOC ingin mengusung tema perbaikan lingkungan demi mengurangi sampah, terutama limbah elektronik.
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif