Bertanding di Mizuho Park Stadium, Nagoya, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand. Tim Merah Putih kalah dua set langsung dengan skor 9-15 dan 4-15.
Meski gagal melaju ke final, hasil tersebut tetap membawa Indonesia naik podium. Dalam nomor kuadran, dua tim yang kalah di semifinal otomatis mendapatkan medali perunggu.
Indonesia Lewati Laga Ketat Menuju Semifinal
Perjalanan tim kuadran putri Indonesia menuju semifinal tidak mudah. Setelah meraih kemenangan atas Laos dan tuan rumah Jepang pada fase grup, Indonesia menghadapi Malaysia pada laga terakhir fase tersebut.
Indonesia sempat kehilangan set pertama, tetapi mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Tim Merah Putih menang dalam tiga set dengan skor 16-17, 15-11, dan 15-12 untuk mengamankan tiket semifinal.
Namun, menghadapi Thailand di semifinal, Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Thailand langsung menekan sejak awal pertandingan dan Indonesia sempat tertinggal 0-5 sebelum mencetak poin pertama.
Tekanan tersebut berlanjut hingga set kedua. Indonesia belum mampu membalikkan keadaan dan akhirnya harus menerima kekalahan dua set langsung.
Kusnelia Akui Indonesia Kurang Siap
Kapten tim kuadran putri Indonesia, Kusnelia, menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Ia tetap bersyukur atas medali perunggu yang diraih timnya.
"Alhamdulillah, saya dan teman-teman sudah berusaha. Mungkin belum rezeki," kata Kusnelia selepas pertandingan, seperti dikutip Antara.
Kusnelia juga mengungkapkan salah satu evaluasi utama dari pertandingan tersebut adalah pertahanan. Menurutnya, Indonesia kurang siap menghadapi permainan Thailand, terutama dalam menghadapi bola-bola depan.
"Kalau evaluasinya mungkin kami kurang siap dari segi pertahanan dan terutama bola-bola depan," ujar Kusnelia.
Perunggu Ketiga Indonesia dari Sepak Takraw
Medali dari nomor kuadran putri menjadi perunggu ketiga Indonesia dari cabang olahraga sepak takraw pada Asian Games 2026.
Dua perunggu sebelumnya berasal dari nomor tim regu putra dan tim regu putri. Dengan tambahan dari kuadran putri, sepak takraw sejauh ini menyumbangkan tiga medali perunggu untuk kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya.
Meski perjalanan di Asian Games 2026 telah berakhir, tim sepak takraw putri Indonesia masih memiliki agenda berikutnya. Manajer Tim Sepak Takraw Putri Indonesia, Ramli Komang, mengatakan skuadnya akan bersiap menghadapi SEA Games di Malaysia tahun depan serta sejumlah agenda internasional lain.
"Yang utama kami akan ikut SEA Games di Malaysia tahun depan, serta beberapa event internasional yang juga direncanakan akan kami ikuti," kata Ramli.