Ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari (kanan). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari (kanan). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Rekrut Konsultan Super, PB ISSI Bersiap Arungi Olimpiade 2032

Olahraga sepeda olahraga bersepeda
Kautsar Halim • 22 Januari 2020 04:16
Jakarta: Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) berhasil mendatangkan super konsultan untuk perkembangan balap sepeda Tanah Air. Itu dilakukan sebagai persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032
 
"Itu sasaran jangka panjang kita. Tapi sebelum itu ada tujuan jangka pendek maupun menengah. Makanya harus kita siapkan jauh-jauh hari dengan merekrut super konsultan," kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa (21/1/2020)
 
Super konsultan yang didatangkan adalah juara dunia tujuh kali disiplin trek asal Prancis, Frederic Magne. Pria kelahiran Orleans 5 Februari 1969 ini juga pendiri dan Director General of the UCI World Cycling Centre (WCC) pertama selama 10 tahun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria yang akrab dipanggil Okto itu menjelaskan, tugas dari pebalap spesialis keirin dan tandem ini adalah meningkatkan kualitas atlet, pelatih dan sumber daya manusia pendukungnya.
 
"Target jangka pendek untuk Olimpiade 2024, jangka menengah target antara dan jangka panjang adalah Olimpiade 2032. Saat itu, kita bukan hanya jadi tuan rumah, tapi juga harus menang," kata Okto menambahkan.
 
Pria yang juga Ketua NOC Indonesia itu menjelaskan, Magne akan langsung bekerja dengan program yang telah disiapkan. Ia ingin Magne memaksimalkan apa yang ada di Indonesia, termasuk Jakarta International Velodrome dan Jakarta International BMX Track.
 
"Rekrutmen atlet menjadi yang utama. Kami akan mencari atlet berusia minimal 13 tahun. Kenapa usia itu, karena hitung-hitungannya akan berada pada peak performance pada Olimpiade 2032 nanti," kata Okto menegaskan.
 
Dengan rencana besar yang ada, Okto mengaku benar-benar memaksimalkan Magne. Bahkan pihaknya akan mengurus Kitas pria berusia 51 tahun itu aga bisa maksimal dalam bekerja sesuai dengan target yang dibebankan.
 
Sementara itu, Federic Magne mengaku sudah menyiapkan program yang akan dijalankan di Indonesia. Tidak hanya untuk disiplin trek, namun juga untuk road race, BMX hingga Mountain Bike (MTB) yang di dalamnya ada downhill maupun cross country.
 
"Saya sudah enggak sabar bekerja di sini. Ini adalah sebuah tantangan bagi saya. Saya berharap bisa mendapatkan atlet potensial yang bisa diorbitkan ke level yang lebih tinggi," kata Magne. (ANT)
 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif