Menpora Apresiasi Keberhasilan Tim WISSEMU Capai Puncak Everest

Gervin Nathaniel Purba 18 Mei 2018 10:38 WIB
berita kemenpora
Menpora Apresiasi Keberhasilan Tim WISSEMU Capai Puncak Everest
(Foto:Dok)
Jakarta: Tim WISSEMU (The Women of Indonesia's Seven Summits Expedition Mahitala Unpar) yang terdiri atas Mathilda Dwi Lestari (24) dan Fransiska Dimitri Inkiriwang (24), berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak Everest (8.850 mdpl), puncak tertinggi di bumi pada Kamis, 17 Mei 2018.

Pencapaian ini menggenapkan perjalanan panjang Tim WISSEMU sejak pertama kali meraih puncak dari tujuh puncak di tujuh lempeng benua pada 13 Agustus 2014, di Ndugu-ndugu atau Carstensz Pyramid, Papua. 

Selanjutnya, dengan perjuangan tanpa mengenal lelah, Tim WISSEMU perlahan meraih puncak-puncak lainnya yaitu Elbrus (Rusia), Kilimanjaro (Tanzania), Aconcagua (Argentina), Vinson Massif (Antartika), dan Denali (AS). Dari Everest Base Camp dengan ketinggian 5.150 mdpl, tim WISSEMU membutuhkan enam hari untuk mencapai puncak Everest. 


Pendakian menuju puncak ini dimulai pukul 00.47 pada hari yang sama di mana tim berhasil menggapai puncak, dari tempat tim bermalam di lereng gunung dengan kemiringan 30 derajat. Perjalanan mereka tidak mudah, harus melewati beberapa medan ekstrem Mushroom Rock, Third Step, Final Snow Slope, dan The Dihedral, dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. 

Dari Camp 3 menuju puncak, tim WISSEMU harus melewati jurang teramat dalam yang menganga di sisi kiri dan kanan para pendaki. 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memuji keberhasilan tim WISEMU mencapai puncak Everest.

"Luar biasa, Mathilda Dwi Lestari dan Fransiska Dimitri Inkiriwang dari Mahitala Universitas Parahyangan Bandung tercatat sejarah sebagai perempuan pertama asal Indonesia yang berhasil mencapai puncak Everest. Masih muda dan punya semangat dengan mental yang kuat untuk menaklukkan puncak tertinggi dunia. Semoga menjadi inspirasi anak-anak muda lain untuk menggapai cita-citanya," kata Imam dalam dari keterangan tertulisnya, Jumat, 18 Mei 2018.

Dengan dikibarkannya bendera merah putih di tengah embusan angin dingin puncak Everest, maka kini Indonesia memiliki dua perempuan pertama di Asia Tenggara yang memiliki gelar Seven Summiteers versi Reinhold Messner. Untuk diketahui, Messner pula yang menetapkan bahwa puncak tertinggi di lempeng benua Australia adalah Carstensz. 



(ROS)