medcom.id, London: Pembalap Tim Jagonya Ayam with Carlin, Sean Gelael siap kembali beraksi di kejuaraan Formula Renault 3.5 setelah jeda hampir dua bulan. Pembalap muda potensial Indonesia ini akan beraksi di Sirkuit Silverstone, Inggris, 4-6 September 2015.
Sean datang ke Silverstone dengan membawa modal kurang baik. Pada seri terakhir Formula Renault 3.5 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Sean gagal menyelesaikan feature race (balapan pertama) lantaran ditabrak pesaingnya sehingga menabrak pagar pembatas.
Meski demikian Tim Jagonya Ayam with Carlin berhasil melakukan keajaiban untuk menempatkan Sean kembali di lintasan pada race kedua (Sprint race), dimana ia menunjukkan kecepatan yang dapat menyaingi pembalap-pembalap di depannya tetapi harus kembali terhenti karena masalah mekanis.
Kini, setelah menjalani liburan dan tampil pada dua seri pertamanya di GP2, Sean siap menatap seri Silverstone. Jarak sirkuit dengan tempat tinggal Sean di Bath, Inggris, yakni 160 km.
Tidak seperti sirkuit-sirkuit lain yang masuk dalam kalender Formula Renault 3.5, Silverstone adalah salah satu sirkuit yang cukup dikenal oleh Sean. Sean berhasil meraih podium pertamanya di Eropa pada Kejuaraan British Formula 3 tahun 2013 di sirkuit ini, selain itu Sean juga telah berlaga di Silverstone dua kali saat mengikuti Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa.
Silverstone mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah balapan pertama Kejuaraan Dunia Formula 1 pada tahun 1950, dimana saat itu Silverstone memiliki lintasan yang dibatasi oleh jerami dan drum oli. Walaupun telah menjalani berbagai modifikasi setelah itu, Silverstone tetap mempertahankan karakter sirkuit berkecepatan tinggi, dan merupakan salah satu sirkuit favorit bagi para pembalap.
Sean merupakan pendatang baru di Formula Renault 3.5, tetapi ia seharusnya tidak terlalu memiliki kerugian di Silverstone karena sirkuit ini tidak masuk dalam kalender balap Formula Renault 3.5 sejak tahun 2012, saat mendiang Jules Bianchi dan bekas test driver tim Mercedes Formula 1, Sam Bird, menjadi juaranya. Tidak ada satupun pembalap Formula Renault 3.5 saat ini yang pernah berlaga di Silverstone, walaupun sama seperti Sean, mereka semua memiliki pengalaman di Silverstone melalui balapan di kejuaraan yang berbeda.
Hasil baik atau penampilan yang apik sangatlah penting untuk Sean karena Silverstone merupakan awal dari akhir musim yang sangat sibuk, dimana akhir pekan setelah Silverstone, para pembalap akan bertarung di Nurburgring, dua minggu berikutnya di Le Mans, dan terakhir di Jerez pada bulan Oktober.
“Sangatlah penting untuk mendapatkan ritme membalap saya di Silverstone secepat mungkin. Terutama setelah baru-baru ini saya membalap di GP2. Saya menyukai lintasan di Silverstone yang juga memiliki tradisi panjang dalam balapan – ini adalah tempat dimana semua pembalap ingin melakukan yang terbaik, karena kami sangat menikmati balapan di sini," kata Sean dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com.
"Saya mendapatkan poin pertama saya di Monaco pada bulan Mei dan saya merasa bahwa di akhir pekan ini saya memiliki kesempatan untuk mendapatkannya kembali. Saya sudah tidak sabar untuk melakukannya!” lanjutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan