Valentino Rossi. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)
Valentino Rossi. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)

Rossi Tegaskan Petronas Yamaha bukan Sekedar untuk Tur Perpisahan

Olahraga motogp valentino rossi
Alfa Mandalika • 20 Mei 2020 20:50
Jakarta: Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi menegaskan jika ia jadi hijrah ke tim Petronas Yamaha SRT tahun depan, itu tak akan sekedar menjadi tur perpisahan dirinya dari MotoGP.
 
Rossi, 41, menjalani musim terakhirnya bersama tim pabrikan Yamaha tahun ini, namun musim balapan MotoGP terpaksa tertunda karena pandemi virus korona yang membuat sang pebalap asal Italia itu galau akan masa depan kariernya.
 
"Rencana saya sangat jelas. Menunggu suatu perubahan di tim, menunggu hingga musim panas untuk mengetahui apakah aku lebih kompetitif dari tahun lalu. Bagi saya itu sangat krusial," kata Rossi dalam wawancara video seperti dilansir laman resmi MotoGP, Rabu 20 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya ingin lanjut tapi saya hanya akan lanjut jika saya kuat," sambungnya.
 
"Sayangnya, dengan situasi ini saya harus membuat keputusan tanpa (melihat) balapan. Jadi ini menjadi lebih sulit," terang Rossi.
 
Namun satu hal yang pasti, Yamaha menyatakan akan memberi dukungan penuh kepada Rossi jika sang pebalap asal Italia itu ingin terus membalap tahun depan, dengan bertukar bangku dengan Fabio Quartararo di Petronas SRT.
 
Kini, tugas Rossi tinggal memantapkan dirinya apakah masih memiliki kekuatan dan motivasi yang cukup di dunia MotoGP yang sangat kompetitif sedangkan usianya sudah tak lagi muda.
 
"Saya punya kesempatan yang baik dengan tim Petronas yang saya rasa adalah tim papan atas seperti yang mereka tunjukkan tahun lalu dengan Quartararo dan Franco. Jadi, bagi saya itu adalah opsi yang sangat bagus," tutur Rossi.
 
"Sekarang saya tinggal memutuskan dari dalam diri saya sendiri apakah saya memiliki motivasi yang cukup untuk lanjut," pungkasnya.
 
Bos tim Petronas Yamaha Razlan Razali pun akan menerima Rossi di garasi mereka asalkan sang pebalap masih ingin kompetitif dan bertarung untuk podium, bukan sekedar menjadi pelabuhan terakhir sebelum pensiun.
 
"Saya suka sekali dengan apa yang ia katakan," kata Rossi soal omongan Razali.
 
"Saya tak ingin pergi ke Petronas hanya untuk membuat keputusan terakhir atau hanya untuk bilang "chao" (selamat tinggal)," sambungnya.
 
"Jika saya balapan, saya akan berikan 100 persen dan saya akan balapan jika saya mengerti diriku sendiri jika saya bisa kompetitif dan bisa bertarung untuk podium," kata Rossi.
 
Rossi telah bicara dengan Lin Jarvis dan Yamaha soal masa depannya namun belum bertemu langsung dengan Razali. Rossi pun mengakui kini ia punya hanya dua opsi: membalap di Petronas Yamaha atau pensiun.
 
Video: Tontowi Ahmad Pensiun dari Bulu Tangkis
 
(ASM)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif