Fabio Quartararo. (instagram @fabioquartararo20)
Fabio Quartararo. (instagram @fabioquartararo20)

MotoGP

Setuju atau Tidak? Quartararo Gagal Juara Gara-gara Marquez

Adri Prima • 07 November 2022 16:01
Jakarta: Juara bertahan Fabio Quartararo akhirnya harus merelakan titel tersebut ke pembalap Ducati, Fransesco Bagnaia. 
 
Bagnaia yang hanya finish di urutan ke-9 sudah cukup untuk mengunci gelar juara. Pasalnya, jelang seri pamungkas, Quartararo sudah tertinggal cukup jauh yakni 23 poin.
 
Situasi tersebut membuat peluang Quartararo sangat tipis karena yang bisa membantunya hanyalah kesialan Bagnaia, entah itu masalah teknis dan hal lain yang membuat Bagnaia gagal finish. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, nyatanya pembalap Ducati tersebut justru bermain aman dan terlihat tidak ingin mengambil risiko. Wajar saja, Bagnaia hanya butuh finish di posisi 14 besar demi gelar juara. 

Momen crash Quartararo bersenggolan dengan Marquez di Aragon


Jika mengamati keseluruhan kompetisi, tentunya para fans Quartararo sepakat kalau kegagalan rider Prancis tersebut karena Marc Marquez
 
Masih ingat momen crash Quartararo di MotoGP Aragon 2022? 
 
Setuju atau Tidak? Quartararo Gagal Juara Gara-gara Marquez
 
Saat itu, motor Quartararo sedang dalam kondisi prima. Namun di lap-lap awal, ia menabrak ban belakang Marquez dan terjatuh. Alhasil Fabio gagal finish dan kehilangan 25 poin. 
 
Momen ini menjadi titik balik Bagnaia untuk menyalip Quartararo hingga akhirnya pembalap Ducati lah yang jadi juara dunia tahun ini dengan keunggulan 17 poin di klasemen akhir. 

Insiden Aragon siapa yang salah?


Banyak yang menilai insiden Aragon dikarenakan kecerobohan Quartararo.
 
Namun jika melihat tayangan ulang, ban belakang Marquez terlihat sedikit slip hingga bersenggolan dengan ban depan Quartararo. 
 
Hal tersebut diungkapkan Quartararo usai balapan Aragon. Hanya saja ia tidak ingin memperkeruh suasana dengan menyalahkan Marquez. 
 
Setuju atau Tidak? Quartararo Gagal Juara Gara-gara Marquez
 
"Marc menikung dengan baik namun ia terlihat mengalami slide. Saya punya cengkeraman yang lebih baik, tidak menduga hal tersebut dan menabrak bagian belakang motornya."
 
"Sungguh mengecewakan karena hal itu terjadi saat balapan baru memasuki tikungan ketiga," kata Quartararo. 
 
Tak hanya itu, Marquez sendiri juga mengakui kalau dirinya kehilangan grip ban belakang saat insiden tersebut. Bahkan ia meminta maaf kepada Quartararo.
 
"Saya kehilangan grip ban belakang di tikungan 3 dan menyenggol Fabio. Ini murni kesialan dan saya ingin meminta maaf," ujar Marquez.
 
Andai momen crash di Aragon tidak terjadi, bukan tidak mungkin hasil kejuaraan akan berbeda. 
 
 
(PRI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif