Jorge Lorenzo (Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Jorge Lorenzo (Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Profil Jorge Lorenzo, Pembalap yang Bersinar di Yamaha

Olahraga jorge lorenzo MotoGP 2019
Patrick Pinaria • 15 November 2019 20:49
Jakarta: Jorge Lorenzo resmi memutuskan pensiun sebagai pembalap profesional. Serangkaian cedera yang dialami pada dua musim terakhir membuat pembalap asal Spanyol itu mantap untuk mengakhiri kariernya.
 
Keputusan pensiun itu diumumkan Lorenzo pada konferensi pers jelang balapan MotoGP Valencia, Kamis 14 November. Ia memastikan balapan di Valencia menjadi balapan terakhir dalam kariernya.
 
"Seperti yang Anda pikirkan, saya berada di sini karena harinya sudah tiba. Event ini (MotoGP Valencia) bakal menjadi balapan terakhir saya di MotoGP. Setelah itu, saya pensiun sebagai pembalap profesional," ujar Lorenzo.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cedera menjadi alasan Lorenzo untuk pensiun. Ia tak memungkiri rentetan cedera yang sudah dialami sejak September 2018 hingga musim 2019 membuatnya kesulitan mengangkat performanya. Puncaknya, saat ia mengalami cedera punggung pada balapan MotoGP Belanda, Juni.
 
"Usai berguling di kerikil dan berdiri, saya berpikir dalam hati. Oke Jorge, apakah ini pantas terjadi? Setelah apa yang diraih, tapi tetap menderita. Saya selesai, saya tidak mau balapan lagi," lanjut juara dunia lima kali tersebut.
 
Keputusan Lorenzo pensiun cukup disayangkan. Sebab, ia harus menutup karier tanpa prestasi. Saat ini, pembalap kelahiran Mallorca itu hanya mampu menempati peringkat ke-19 klasemen sementara dengan mengoleksi 25 poin. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Lorenzo yang sudah puasa gelar selama empat musim terakhir.
 
Karier Lorenzo memang meredup dalam empat musim terakhir. Namun, jika berbicara prestasi dalam kariernya, ia tidak bisa dipandang sebelah mata.
 
Lorenzo sudah memulai kariernya saat berusia 14 tahun. Tepatnya pada 2002. Saat itu, ia terjun di ajang motor kelas 125cc pada seri Spanyol. Sayangnya, ia belum bisa mengikuti sesi latihan karena tak cukup umur. Sesuai peraturan MotoGP, pembalap yang ingin mengikuti ajang balapan MotoGP harus minimal berusia 15 tahun.
 
Namun, Lorenzo akhirnya diizinkan mengikuti sesi kualifikasi kedua. Sebab, momen itu merupakan hari ulang tahunnya. Pada musim itu, Lorenzo belum mampu menunjukkan performa gemilangnya. Tidak ada satu pun kemenangan yang bisa diraihnya.
 
Lorenzo mulai menunjukkan taji pada musim 2003. Ia berhasil meraih kemenangan pertama di seri balapan Brasil.
 
Performa gemilang di kelas 125 cc membuat Lorenzo pede untuk naik kelas. Tepat pada 2005, ia memutuskan terjun ke kelas 250cc dengan bergabung bersama Honda.
 
Debut Lorenzo bersama Honda di kelas 250 cc terbilang apik. Dalam periode tersebut, ia berhasil meraih enam kali podium.
 
Pada 2006, Lorenzo memutuskan pindah ke Aprilia. Di sana lah, karier Lorenzo mulai meroket. Tak tanggung-tanggung, ia berhasil memberikan gelar untuk Aprilia dalam dua musim berturut-turut.
 
Prestasi ini lantas membuat pria kelahiran 4 Mei 1987 itu mulai dilirik tim-tim MotoGP. Salah satunya adalah Yamaha. Mereka akhirnya merekrut Lorenzo pada 2008. Ia ditunjuk untuk mendampingi Valentino Rossi.
 
Nama Lorenzo sempat meredup karena nama besar Rossi di Yamaha. Masa-masa sulit pun harus dialami Lorenzo selama menjalani dua musim bersama Yamaha. Ia kerap mengalami kecelakaan dan cedera.
 
Namun, situasi sulit itu pun tak membuat Lorenzo patah arang. Ia justru tetap bertahan bersama Yamaha pada musim 2010. Periode itu lah, Lorenzo berhasil menunjukkan tajinya. Ia secara mengejutkan berhasil meraih gelar MotoGP.
 
Keberhasilan meraih gelar MotoGP saat itu menjadikan Lorenzo sebagai pembalap Spanyol pertama berhasil meraih gelar MotoGP sejak 1999. Saat itu, gelar juara dunia diraih oleh Alex Crivile.
 
Lorenzo berhasil mengulang prestasinya pada 2012 dan 2015. Musim 2015 menjadi momen paling tersulit bagi Lorenzo saat berjuang meraih gelar. Ia harus meraih gelar MotoGP setelah terlibat persaingan sengit dengan rekan setimnya, Rossi pada periode tersebut.
 
Mirisnya, Lorenzo gagal mempertahankan gelar tersebut pada musim berikutnya. Ia hanya mampu finis di peringkat ketiga.
 
Setelah itu, Lorenzo memutuskan melanglang buana di beberapa tim seperti Ducati dan Honda. Namun, performanya justru semakin meredup dan tak mampu meraih gelar satu pun.
 
Terutama saat ia memutuskan bergabung dengan Honda pada 2019. Sederet cedera dan kecelakaan malah harus dialaminya. Hingga akhirnya, Lorenzo memutuskan untuk pensiun pada seri balapan terakhir di MotoGP Valencia.
 

Biodata
Nama Lengkap: Jorge Lorenzo Guerrero
Usia: 32 tahun
Tempat Tanggal Lahir: Palma de Mallorca, 4 Mei 1987
Kewarganegaraan: Spanyol
 

Karier
125cc:
2002--2004: Derbi
 
Pencapaian terbaik: peringkat keempat (179 poin) (2004)
 

250cc:
2005: Honda
2006--2007: Aprilia
 
Prestasi: juara dua kali (2006 dan 2007)
 
MotoGP
2008--2016: Yamaha
2017--2018: Ducati
2019: Honda
 
Prestasi: juara tiga kali (2010, 2012, dan 2015)
 

Video: Alasan Pensiun Jorge Lorenzo dari MotoGP
 

 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif