Kini, Marquez berselisih 53 poin dari pesaing terdekatnya, Valentino Rossi. Jarak sebesar itu membuat Rossi sempat pesimistis bisa menyalip Marquez dan menjadi juara.
Toh, Marquez tak mau jemawa. Baginya, statistik pada saat ini tak memberi jaminan bakal menjadi juara.
"Saya bisa saja kehilangan puncak klasemen hanya dalam dua balapan. Saya dan seluruh orang di tim ini akan berusaha keras untuk meraih hasil bagus dari situasi sekarang ini," ujar Marquez.
MotoGP musim ini masih menyisakan tujuh seri. Oleh karena itu, Marquez masih yakin persaingan ke tangga juara masih terbuka.
"Saat ini, saya memimpin 53 poin dan itu adalah awal yang baik. Tapi tentu saja keunggulan tersebut tak cukup untuk meyakinkan bahwa saya akan menjadi juara musim ini," tutup Verratti. (Speedweek)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News