Seperti dilansir Antara dari data resmi MotoGP, catatan tersebut menjadikan Veda sebagai pembalap dengan kecepatan puncak tertinggi dalam balapan tersebut, mengungguli sejumlah rivalnya di lintasan.
Unggul dari Rival, Tembus Rekor Baru
Dalam catatan kecepatan tertinggi Moto3 di Jerez, Veda berhasil melampaui Eddie O’Shea dan Adrian Cruces yang masing-masing mencatat 221,7 km per jam.
Ia juga mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Daniel Holgado (2024) dan Adrian Fernandez (2025), yang sama-sama mencatat 221,3 km per jam.
Dengan motor Honda NSF250RW, Veda mencatat kecepatan rata-rata terbaik di kisaran 219,0 hingga 222,2 km per jam sepanjang balapan.
Start dari Posisi 17, Finis di 6 Besar
Tak hanya mencetak rekor, Veda juga menunjukkan performa impresif di balapan GP Spanyol 2026. Ia memulai race dari posisi ke-17, namun langsung melesat ke posisi 14 pada lap pertama.
Tidak berhenti di situ, Veda terus menekan hingga menembus 10 besar di awal balapan. Memasuki pertengahan lomba, ia bahkan sempat bersaing di posisi lima besar sebelum akhirnya finis di peringkat keenam dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik.
Sayangnya, Veda kehilangan posisi kelima di tikungan terakhir sebelum garis finis.
Naik Daun di Klasemen Moto3 2026
Hasil positif di Jerez membuat Veda kini menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 37 poin. Performa yang terus meningkat membuka peluang pembalap asal Gunungkidul ini bersaing dalam perebutan gelar “Rookie of The Year”.
Harapan Baru Balap Indonesia di Level Dunia
Penampilan Veda di Moto3 2026 semakin memperkuat eksistensi pembalap Indonesia di kancah dunia. Dengan kecepatan tinggi, konsistensi performa, dan kemampuan comeback di lintasan, Veda mulai dipandang sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di kelas Moto3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News