Namun, hasil tersebut tak lantas membuat Dovizioso jemawa. Pembalap asal Italia tersebut bahkan merasa harus bekerja keras jika mau kembali naik podium di GP Republik Ceko, Minggu 21 Agustus.
"Kami memang finis 1-2 di di Austria. Namun Ducati harus bekerja keras untuk menjalani balapan berikutnya. Kami tidak akan lelah untuk memperbaiki detil kecil di motor. Sebab, rival kami sangat kuat. Yamaha mampu menyelesaikan balapan di belakang kami saat balapan di Austria," ucap Dovizioso.
"Balapan di Brno akan berlangsung sulit. Tetapi, kami sudah meningkatkan kemampuan motor. Jadi saya yakin kami bisa bersaing di Republik Ceko," lanjutnya.
Dovizioso dan Iannone memang tak boleh bersantai menatap balapan di GP Ceko. Sebab, Yamaha dan Repsol Honda punya rekor apik di sirkuit tersebut.
Jagoan Yamaha, Jorge Lorenzo berhasil menjadi juara di Brno pada musim lalu. Rapor pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa tak kalah apik. Tercatat ia pernah memenangkan balapan tersebut sebanyak dua kali. (MotoGP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News