Persaingan MotoGP Indonesia semakin menarik setelah para pembalap menyelesaikan dua sesi penting, yakni FP1 dan Practice. Sejumlah nama besar langsung menunjukkan performa menjanjikan, tetapi ada pula pembalap yang harus berjuang ekstra setelah mengalami kecelakaan.
Marco Bezzecchi Tercepat di FP1 MotoGP Indonesia
Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing membuka akhir pekan MotoGP Indonesia dengan hasil positif. Pembalap berjuluk Bez tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 30,132 detik pada sesi FP1.Hasil ini semakin menegaskan kedekatan Bezzecchi dengan karakter Sirkuit Mandalika. Sejak memperkuat pabrikan Noale, ia tercatat memimpin lima dari delapan sesi yang diikutinya di GP Indonesia.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team menempati posisi kedua dengan selisih 0,237 detik dari Bezzecchi. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu juga berhasil mengungguli rival utamanya dalam perebutan gelar, Jorge Martin.
Martin, yang membela Aprilia Racing, berada di posisi ketiga. Ia hanya terpaut 0,029 detik dari Marquez, sehingga persaingan di barisan depan berlangsung ketat sejak sesi pembuka.
Pedro Acosta membawa Red Bull KTM Factory Racing ke posisi keempat. Sementara itu, Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team menempati peringkat kelima, mengungguli dua pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio.
Fabio Quartararo juga mengawali akhir pekan dengan catatan menjanjikan. Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team itu menempati posisi kedelapan, mengungguli Fermin Aldeguer, pemenang GP Indonesia 2025. Alex Marquez melengkapi posisi sepuluh besar.
Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika di Sesi Practice
Jika Bezzecchi menjadi sorotan pada FP1, Raul Fernandez mengambil alih panggung pada sesi Practice MotoGP Indonesia. Pembalap Trackhouse MotoGP Team tersebut tampil konsisten sejak awal sesi.Fernandez menjadi pembalap pertama yang menembus batas waktu 1 menit 29 detik, sebelum kembali mempertajam catatannya hingga masuk ke kisaran 1 menit 28 detik. Ia akhirnya menutup sesi Practice dengan waktu tercepat 1 menit 28,725 detik.
Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor lap kualifikasi yang sebelumnya ditorehkan Marco Bezzecchi pada musim lalu. Fernandez mencatat waktu 0,107 detik lebih cepat daripada rekor milik pembalap Aprilia Racing tersebut.
Bezzecchi sendiri mengakhiri Practice di posisi kedua dengan selisih 0,219 detik dari Fernandez. Hasil ini memperlihatkan bahwa Aprilia memiliki modal kuat untuk menghadapi persaingan di Mandalika.
Aprilia Dominasi Tiga Besar
Kekuatan Aprilia semakin terlihat ketika Jorge Martin menyelesaikan Practice di posisi ketiga. Pembalap yang memimpin klasemen Kejuaraan tersebut mencatatkan waktu 1 menit 29,206 detik.Dengan Fernandez di posisi pertama, Bezzecchi di posisi kedua, dan Martin di posisi ketiga, Aprilia sukses menguasai tiga besar sesi Practice MotoGP Indonesia.
Hasil ini menjadi sinyal kuat bagi para rival, terutama Ducati dan KTM, yang harus menemukan peningkatan performa untuk menandingi kecepatan motor RS-GP26 di Sirkuit Mandalika.
Meski demikian, persaingan masih terbuka. Performa pada sesi Practice belum menjamin hasil akhir kualifikasi maupun balapan, sehingga konsistensi dan strategi akan menjadi faktor penting pada sesi berikutnya.
Pedro Acosta Kembali Jadi Penantang Aprilia dan Ducati
Pedro Acosta kembali menunjukkan performa solid bersama Red Bull KTM Factory Racing. Setelah finis di posisi keempat pada FP1, pembalap berjuluk El Tiburon itu kembali menempati peringkat keempat dalam sesi Practice.
Acosta menjadi salah satu pembalap yang mampu menjaga persaingan dengan barisan depan yang didominasi Aprilia. Ia bahkan mengungguli Marc Marquez, yang harus puas mengakhiri Practice di posisi kelima.
Bagi Marquez, hasil tersebut terbilang kurang ideal jika dibandingkan dengan performanya pada FP1. Pembalap Ducati Lenovo Team itu tertinggal 0,701 detik dari Fernandez dan berada dua posisi di belakang Jorge Martin.
Meski demikian, posisi kelima tetap memberinya peluang untuk melanjutkan persaingan di akhir pekan MotoGP Indonesia.
Di Giannantonio dan Quartararo Amankan Posisi Kompetitif
Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik kedua pada sesi Practice. Rider Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu menempati posisi keenam, sekaligus mengungguli Fabio Quartararo.Quartararo finis di posisi ketujuh setelah sempat mengalami kecelakaan di Tikungan 8. Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team tersebut tidak menyerah dan kembali melanjutkan sesi menggunakan motor keduanya.
Upaya El Diablo membuahkan hasil positif. Ia berhasil mengamankan posisi ketujuh sekaligus tiket langsung ke Q2, sebuah modal penting untuk menghadapi sesi kualifikasi MotoGP Indonesia.
Sementara itu, Alex Marquez menempati posisi kedelapan meski mengalami kecelakaan menjelang akhir Practice. Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia melengkapi sepuluh besar.
Aldeguer Terjatuh, Harus Memulai Kualifikasi dari Q1
Fermin Aldeguer mengalami akhir pekan yang lebih sulit di Mandalika. Setelah terjatuh pada FP1, pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP itu kembali mengalami dua kecelakaan pada sesi Practice.Meski kondisinya dilaporkan baik-baik saja, rangkaian insiden tersebut membuat Aldeguer harus memulai perjuangannya di kualifikasi melalui Q1.
Nasib serupa dialami rookie Diogo Moreira dari Pro Honda LCR dan Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3. Keduanya juga harus berjuang dari Q1 untuk memperebutkan tempat di sesi kualifikasi kedua.
Sebelumnya, Ai Ogura juga mengalami kecelakaan pada FP1. Insiden lain melibatkan Francesco Bagnaia dan rookie Toprak Razgatlioglu. Namun, hasil investigasi FIM MotoGP Steward Panel menyatakan tidak ada tindakan lebih lanjut terhadap insiden tersebut.