Dalam kontrak tahap pertama berdurasi 5 tahun, MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika dimulai pada tahun 2022 dan berakhir di 2026. Lalu bagaimana kelanjutan MotoGP Mandalika tahun depan?
Erick mengatakan, evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan segera dilaporkan kepada Presiden. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan terkait kelanjutan kerja sama dengan pihak penyelenggara internasional.
“Soal perpanjangan kontrak nanti kita tunggu putusan Bapak Presiden. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan,” ujar Erick dalam keterangan resminya pada Senin, 12 Oktober 2026. Erick menilai MotoGP Mandalika memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Pada penyelenggaraan 2026, ajang tersebut mencatatkan 157.875 penonton selama tiga hari, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 140.324 penonton.
Selain mendongkrak kunjungan wisatawan, Erick menyoroti kontribusi berbagai kegiatan terhadap penurunan angka kemiskinan di NTB. Berdasarkan apresiasi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, tingkat kemiskinan di provinsi tersebut turun dari 14% menjadi 11%. Sementara itu, penurunan angka kemiskinan di sekitar kawasan Mandalika mencapai hampir 3%.
“Event-event ini membuktikan apa? Membantu ekonomi daerah. Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini,” tambah Erick.
Indonesia masih terdaftar di kalender MotoGP 2027
Meski belum ada kejelasan perpanjangan kontrak, Indonesia masih terdaftar dalam kalender resmi MotoGP 2027 yang telah dirilis. Tahun depan, Indonesia Grand Prix di Sirkuit Mandalika dijadwalkan berlangsung tanggal 29-31 Oktober 2027.
Artinya, kemungkinan besar otoritas Indonesia sudah berkomunikasi dengan Dorna soal kelanjutan MotoGP Indonesia, dan saat ini hanya menunggu kesepakatan kontrak baru.