Fadillah Arbi Aditama dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Pemprov Jateng)
Fadillah Arbi Aditama dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

Asian Talent Club (ATC) 2020

Remaja Purworejo Berlaga di Dunia Balap Internasional

Olahraga balap motor
Bagus Aryo Wicaksono • 21 Februari 2020 12:54
Purworejo: Kecintaannya pada dunia balap motor mampu menghantarkan Fadillah Arbi Aditama, remaja asal Purworejo, Jawa Tengah berlaga di ajang Internasional. Remaja 15 tahun ini tergabung di tim Astra Honda Racing Team Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Talent Club (ATC) 2020.
 
Dalam ajang ini, Arbi bakal bertanding dengan 15 pebalap lain dari Asia dan Australia. Arbi menjadi satu dari empat anak yang mewakili Indonesia.
 
Perjalanan Arbi lolos seleksi ATC terbilang tidak mudah, pasalnya peserta ATC adalah pebalap-pebalap terpilih dan memiliki kemampuan yang luar biasa. Meski begitu Arbi tidak lantas patah arang, ia mengatakan akan menampilkan yang terbaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ikut ajang ATC jadi kesempatan terbaik untuk saya di ajang balap profesional. Makanya saya tidak akan sia-siakan kesempatan ini," tutur Arbi.
 
Ia pun bertekad menjadi pebalap Indonesia pertama yang bisa juara di ajang ATC.
 
Arbi mengaku sudah menyukai dunia balap sejak kecil. Hal ini tidak bisa terlepas dari ayahnya, Robi Yudha Kurniawan yang merupakan mantan pebalap.
 
Dukungan kedua orangtua pun selalu mengalir untuk Arbi. Selain itu, ia juga makin termotivasi untuk menang setelah diundang secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di rumah dinasnya pada Jumat (17 Januari 2020) kemarin.
 
Kepada Arbi Ganjar berpesan agar ia selalu menjaga fisik dan mental untuk bersaing dengan puluhan pembalap lain.
 
"Fisik dan mental harus disiapkan. Jangan takut apalagi minder dengan pesaing dari negara besar lainnya seperti Jepang dan Malaysia. Ingat, Indonesia itu negara hebat, kamu pasti bisa menjadi yang terbaik jika memang bersungguh-sungguh," kata Ganjar.
 
Menang dan kalah dalam sebuah perlombaan adalah hal yang biasa. Untuk itu, Ganjar berpesan agar Arbi tidak merasa puas dan arogan saat meraih kemenangan.
 
"Nek menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk (kalau menang jangan sombong, kalah jangan marah). Kamu buktikan bahwa Purworejo punya atlet hebat dan mampu bersaing di kancah dunia. Saya selalu mendukung dan mendoakan untuk yang terbaik," imbuh Ganjar.
 
Bisa bertemu orang nomor satu di Jawa Tengah membuat Arbi merasa senang dan bangga. Ia pun makin termotivasi untuk menang.
 
"Bertemu langsung dengan Pak Ganjar rasanya senang, beliau pesan kalau saya harus tampil sebaik mungkin membanggakan Indonesia dan Purworejo. Beliau juga minta kalau saya harus tetap rendah hati," ujar siswa kelas 2 SMP Bruderan ini.
 
Menjadi seorang pebalap Arbi senantiasa berlatih baik di sirkuit maupun latihan fisik untuk menjaga kebugaran. Secara mandiri Arbi biasanya berlatih di Boyolali, sedangkan bersama timnya ia juga akan berlatih di Sentul jelang laga di ATC.
 
Banyak suka duka dilewati Arbi selama berkarier di dunia balap, mulai dari jatuh hingga patah tulang sampai mengukir sejumlah prestasi membanggakan. Namun semua itu diakuinya tidak menyurutkan niatnya berlaga di level balap tertinggi, Moto GP.
 
"Sering dulu jatuh, sampai patah tulang juga. Kalau senangnya karena bisa menang dan bertemu banyak orang," ujarnya.
 
Arbi pun berpesan kepada remaja seusianya yang suka balapan untuk menyalurkan hobi mereka ke tempat yang tepat. Oleh sebab itu ia juga meminta Pemkab Purworejo memberikan fasilitas untuk pecinta otomotif agar mereka bisa berprestasi bukan ikut balap liar.
 
Video: Jelang PON 2020, Klub Basket Selebriti Jajal Mimika Sport Complex
 
(ASM)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif