Proyek yang dikerjakan oleh perusahaan asal Italia yaitu Dromo, melakukan perombakan pada beberapa chamber (kemiringan permukaan) sirkuit. Termasuk penempatan kerb (tepian sirkuit) yang membantu meningkatkan safety pembalap sekaligus mengurangi efek genangan air dan membantu mengalirkannya.

Perombakan tersebut dilakukan untuk beberapa tikungan. Namun ubahan terbesar terdapat di tikungan 15 atau tikungan terakhir. karakternya dibuat jadi landai ke luar. Sehingga di sisi dalam tikungan tetap aman dari genangan air. Sementara di bagian lain, perbaikan dilakukan dengan memperlebar zona run off, seperti yang terlihat di tikungan kedua.
Selain memperbaiki sistem drainase agar lebih 'anti air', Dromo juga melakukan pelapisan ulang bagian aspal, untuk memperbaiki grip ban baik untuk balap motor maupun untuk balap mobil. Pelapisan ulang ini dilakukan untuk menghilangkan struktur jalan bergelombang di beberapa tikungan.
Biasanya jalan bergelombang diakibatkan oleh mobil-mobil yang punya tenaga besar seperti mobil Formula 1, supercar dan beberapa lagi yang berdimensi besar.
Melihat perubahan besar yang dilakukan pengelola sirkuit internasioanl Sepang ini, pastinya ingin membuat balapan F1 atau MotoGP di sana, lebih menarik. Sehingga jumlah penonton asal Indonesia meningkat setiap tahunnya. Mengingat pagelaran balap seperti MotoGP, bisa dikatakan jumlah penontonton dari Indonesia cukup banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News