Keputusan pembatalan diambil setelah kondisi cuaca sejak pagi membatasi jarak pandang dan mengganggu operasional helikopter medis. Situasi tersebut membuat penyelenggara tidak dapat memenuhi standar keselamatan penerbangan medis sehingga balapan utama tidak bisa digelar.
Dengan pembatalan tersebut, perolehan poin pembalap pada seri Australia hanya ditentukan berdasarkan hasil Sprint Race, yakni balapan sprint yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Marquez sebelumnya memenangi balapan sprint tersebut dan mengamankan tambahan poin. Namun, pembatalan balapan utama membuatnya kehilangan kesempatan untuk memperlebar keunggulan atas Jorge Martin dalam persaingan klasemen sementara.
Saat ini, Marquez memimpin klasemen dengan koleksi 365 poin, unggul 10 poin dari Martin yang menempati posisi kedua.
Marc Marquez Sesalkan Pembatalan Balapan
Melalui unggahan di Instagram, Marquez menyampaikan kesedihannya karena balapan utama di Phillip Island tidak dapat berlangsung. Ia menilai pembatalan tersebut menjadi cara yang menyedihkan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sirkuit yang dianggap istimewa.
“Bukan perpisahan yang pantas untuk Phillip Island. Balapan hari ini dibatalkan karena helikopter medis tidak bisa terbang. Cara yang menyedihkan untuk mengucapkan selamat tinggal pada sirkuit yang begitu istimewa,” tulis Marquez.
Ia juga mengingatkan bahwa ada sejumlah hal yang berada di luar kendali manusia. Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa para pembalap harus tetap menjaga fokus dan melanjutkan perjuangan.
“Ada hal-hal yang berada di luar kendali kita. Namun, fokus kita tetap ada di tangan kita. Kita terus berjuang,” tambahnya.
Pesan tersebut memperlihatkan kekecewaan Marquez terhadap pembatalan balapan. Namun, ia juga menekankan pentingnya tetap fokus menghadapi tantangan berikutnya dalam persaingan musim ini.
Marquez Ikut Rasakan Kekecewaan Penggemar
Marquez turut menyampaikan simpati kepada para penggemar yang datang ke Phillip Island untuk menyaksikan balapan. Ia memahami kekecewaan mereka karena tidak dapat menyaksikan balapan utama sesuai jadwal.
“Ya tentu saya merasakan kesedihan semua penggemar di Phillip Island, karena Phillip Island tidak seharusnya mengalami pembatalan pada balapan terakhirnya,” kata Marquez saat diwawancarai televisi setelah pembatalan MotoGP Australia 2026 diumumkan.
Pembatalan ini membuat hasil Sprint Race menjadi satu-satunya penentu tambahan poin pembalap pada seri Australia. Marquez tetap berada di puncak klasemen dengan 365 poin, sementara Martin membuntutinya dengan selisih 10 poin.
Persaingan keduanya diperkirakan berlanjut pada seri berikutnya, dengan Marquez berupaya mempertahankan keunggulan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
(Muhammad Zaidan Rizky)