Lorenzo mengaku pesimistis menanggapi peluangnya mengejar Marc Marquez yang saat ini memuncaki klasemen sementara MotoGP. Saat ini ia berada di posisi ketiga klasemen sementara pembalap dengan hanya mengoleksi 182 poin. Lorenzo tertinggal 66 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez yang mengoleksi 248 poin.
Pembalap asal Spanyol itu mengaku kesulitan menggunakan ban Michelin yang mulai menjadi penyuplai tunggal MotoGP. Sebelumnya, hak untuk memasok ban dipegang oleh Bridgestone.
Baca: Gagal Pertahankan Gelar, Jorge Lorenzo Fokus Kudeta Valentino Rossi
"Ketika Anda kehilangan ban depan itu sangat sulit untuk pulih dan tidak mengalami kecelakaan. Mungkin 90 persen dari waktu Anda hilang. Sementara tahun lalu berjalan sebaliknya," jelas Lorenzo.
"Itulah alasan mengapa pembalap membuat lebih banyak kesalahan, dan menghasilkan banyak angka nol selama kejuaraan kali ini," terang pembalap berusia 29 tahun itu.
Lebih lanjut Lorenzo membandingkan dirinya dengan Marquez. Rekan senegaranya itu dianggap punya banyak keberuntungan ketimbang dirinya yang menunggangi Yamaha.
Baca: Maverick Vinales dan Valentino Rossi, Duet yang Saling Melengkapi
"Marquez memang jatuh berkali-kali, tetapi hanya dalam sesi latihan bebas. Dalam lomba, dia selalu selesai balapan dan itu bersamaan dengan hasil pembalap Yamaha yang lebih kehilangan banyak poin," sambung Lorenzo.
"Terutama bagi saya, dengan Bridgestone saya begitu kompetitif dalam semua kondisi, di semua trek. Tetapi dengan Michelin jika ban depan basah, dari saat pertama saya mencoba di pramusim, saya merasa ban begitu lembut dan memberi Anda perasaan bahwa itu sangat sulit," tandasnya. (Bikesportnews)
Video: Poom Saksansin Raih Gelar Juara di Indonesian Masters 2016
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News