Laverty yang berasal dari Irlandia Utara pernah memperkuat Aprilia di ajang Superbike selama empat tahun (2011-2014). Dalam kurun waktu itu, ia menjadi runner-up pada 2013. Itu menjadi prestasi terbaiknya hinga saat ini.
"Saya tertarik untuk kembali ke ajang World Superbike bersama Aprilia. Saya merengkuh banyak kesuksesan di sana. Momen itu adalah periode yang bagus," kata Laverty dalam sesi tanya jawab bersama Grand Prix Times.
Laverty baru mulai bergabung dengan tim Aspar dan berkesempatan berlaga di ajang MotoGP pada 2015. Namun, perjuangannya di MotoGP tidak berjalan mulus. Pembalap berusia 30 tahun itu hanya mampu finis keempat ketika melakoni GP Argentina pada April lalu.
Hingga pertengahan musim ini, Laverty juga masih susah payah untuk bersaing dengan pembalap MotoGP lainnya. Tak heran ia masih bertengger di urutan ke-11 di klasemen sementara pembalap dengan koleksi 63 poin.
"Saya sudah belajar banyak ketika tampil di ajang MotoGP selama dua tahun. Perjuangan saya memang tidak mudah. Namun saya berhasil meningkatkan kemampuan sebagai pembalap. Saya tak sabar untuk melanjutkan karier ke level berikutnya," tambah Laverty.
"Saya sangat termotivasi untuk pindah karena dalam dua tahun belakangan ini berada di lingkungan balapan yang berbeda. Saya ingin kembali bersama Aprilia karena memiliki peluang untuk menang dan bisa menjadi juara dunia," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News