Valentino Rossi. (ANDREAS SOLARO / AFP)
Valentino Rossi. (ANDREAS SOLARO / AFP)

MotoGP San Marino

Kalah dari Anak Didiknya, Rossi Menyesal Dirikan Akademi VR46

Olahraga motogp valentino rossi
Kautsar Halim • 14 September 2020 10:05
Jakarta: Valentino Rossi tak pernah menyangka dirinya bakal kalah oleh anak-anak didik dari Akademi Pembalap VR46 yang dia dirikan pada 2013 silam. Itu dikatakannya seusai finis keempat di MotoGP San Marino, Minggu 13 September.
 
Dalam balapan di Sirkuit Misano tersebut, Rossi yang tergabung dengan tim Monster Energy Yamaha menyaksikan kedua murid jebolan akademinya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia keluar sebagai juara dan runner-up.
 
Bagi Morbidelli, tren positif itu merupakan kemenangan perdananya di kelas premier. Sedangkan untuk Bagnaia, hasil tersebut menjadi momen kebangkitan setelah absen tiga balapan akibat cedera tulang kering.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Morbidelli menjalani debut MotoGP pada musim 2018 dengan status juara dunia Moto2 dan pembalap pertama dari Akademi VR46 yang naik ke kelas premier. Berselang semusim kemudian, Bagnaia menyusul kompatriotnya ke MotoGP setelah merebut titel Moto2 2018.
 
Rossi yang mengenakan helm bertema obat kuat viagra sudah memberi perlawanan ketat di Sirkuit Misano. Namun sayang, ia gagal berpesta dengan Morbidelli dan Bagnaia di podium karena disalip pembalap Suzuki Joan Mir pada lap terakhir. Alhasil, Rossi harus terima finis keempat
 
"Sangat disayangkan, karena podium ini selalu spesial, terlebih di Misano. Berbagi podium dengan Franco dan Pecco seperti satu balapan di ranch (Akademi VR46)," kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.
 
"Saya melakukan kesalahan kecil dan Mir sangat kuat saat itu dengan waktu lap yang baik di bagian akhir lomba. Sungguh sangat disayangkan karena balapan tinggal dua kilometer lagi," kata Rossi yang finis 0,353 detik di belakang Mir atau 2,643 detik dari sang juara.
 
Meski demikian, juara dunia sembilan kali itu patut berbangga dengan anak-anak didiknya. Selain Morbidelli dan Bagnaia yang naik podium hari itu, Luca Marini dan Marco Bezzechhi mempersembahkan finis 1-2 bagi tim Sky Racing Team VR46 di kelas Moto2.
 
"Kami sangat bangga dengan para rider kami. Ini sesuatu yang sangat spesial, juga saudaraku (tiri) Luca dan Bez finis pertama dan kedua di Moto2, jadi bagi kami ini sesuatu yang tidak kami kira" kata The Doctor.
 
"Jujur ketika disalip Franco dan Pecco, Saya rasa bukan ide bagus untuk mendirikan akademi ini," tambah Rossi sambil tertawa.
 
Seiring berlalunya enam seri MotoGP 2020, Rossi berada di peringkat enam klasemen sementara para pembalap dengan raihan 58 poin. Dia hanya berselisih 1 poin dengan Morbidelli yang naik ke urutan ketujuh. (ANT)
 


 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif