MotoGP akan menerapkan sesi kualifikasi khusus untuk Sprint mulai musim 2027. Dengan demikian, satu akhir pekan MotoGP akan memiliki dua sesi kualifikasi terpisah, masing-masing untuk Sprint dan balapan utama.
Perubahan tersebut telah dikonfirmasi Grand Prix Commission dan akan berlaku bersamaan dengan regulasi baru MotoGP, termasuk penggunaan mesin 850 cc. Sejumlah sesi latihan juga ikut diubah untuk mengakomodasi format baru tersebut.
Marc Marquez Pertanyakan Format Baru
Marc Marquez menyampaikan pandangannya ketika berbicara kepada media dalam rangkaian MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Pembalap Ducati itu mengakui format baru akan memberikan tantangan tambahan kepada para pembalap. Namun, ia merasa format MotoGP saat ini sebenarnya sudah cukup.
"Akan menarik untuk memahami tujuan utama dari perubahan ini. Akhir pekan akan menjadi lebih intens dan lebih berat. Dengan program yang sekarang sebenarnya sudah cukup, tetapi kami tidak ikut memutuskan. Inilah yang ada dan kami harus beradaptasi," kata Marquez, dikutip GPblog.
Marquez juga menyoroti proses pengambilan keputusan. Menurutnya, pembalap tidak memiliki banyak ruang untuk menentukan perubahan yang akan mereka jalani sepanjang musim.
"Tim dan organisasi yang memutuskan. Jadi, Anda menerimanya atau pergi. Memang seperti itu," ujar Marquez.
Dua Sesi Kualifikasi Mulai 2027
Perubahan paling mencolok pada format baru adalah hadirnya kualifikasi khusus untuk Sprint.
Pada Jumat, para pembalap akan menjalani FP1 selama 45 menit, FP2 selama 30 menit, kemudian Sprint Qualifying selama 15 menit. Hasil sesi tersebut menentukan posisi start untuk Sprint pada Sabtu.
Sementara itu, Sabtu akan dimulai dengan FP3 selama 20 menit. Setelahnya, pembalap menjalani Q1 dan Q2 untuk menentukan posisi start balapan utama.
Seluruh pembalap akan mengikuti Q1. Sebanyak 12 pembalap tercepat kemudian melaju ke Q2 untuk memperebutkan pole position dan posisi terdepan pada grid Grand Prix.
Pada Minggu, sesi warm-up selama 10 menit juga dihapus. Sebagai gantinya, pit lane akan dibuka selama 10 menit sebelum balapan utama agar pembalap dapat melakukan beberapa lap persiapan.
Marquez Setuju dengan Kekhawatiran Acosta
Marquez juga diminta menanggapi komentar Pedro Acosta yang menilai format baru berpotensi memperpendek karier para pembalap.
Acosta sebelumnya mengkritik meningkatnya beban fisik dan risiko dalam setiap akhir pekan MotoGP. Menurut pembalap KTM tersebut, intensitas kompetisi yang semakin tinggi bisa membuat karier pembalap menjadi lebih singkat.
Marquez pun mengaku sepakat dengan kekhawatiran Acosta tersebut.
"Saya setuju," jawab Marquez ketika ditanya mengenai komentar Acosta.
Tidak Semua Pembalap Menolak
Perubahan tersebut tidak sepenuhnya mendapat penolakan dari seluruh pembalap MotoGP.
Francesco Bagnaia dan Luca Marini termasuk pembalap yang melihat sisi positif dari format baru. Sebaliknya, Pedro Acosta dan Alex Marquez menilai tambahan sesi kompetitif dapat meningkatkan tekanan serta risiko selama akhir pekan balap.
Sementara itu, MotoGP menilai perubahan format tersebut dapat menghadirkan lebih banyak aksi kompetitif dengan adanya pertarungan untuk menentukan posisi start Sprint dan balapan utama secara terpisah.