Pecco Bagnaia amankan gelar juara dunia MotoGP di seri terakhir Valencia. (instagram @ducaticorse)
Pecco Bagnaia amankan gelar juara dunia MotoGP di seri terakhir Valencia. (instagram @ducaticorse)

MotoGP

Profil Fransesco Bagnaia, Murid Valentino Rossi yang Kini Jadi Juara Dunia

Adri Prima • 07 November 2022 15:21
Jakarta: Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia akhirnya mengunci gelar juara dunia MotoGP. Gelar itu menjadi yang pertama dalam kariernya setelah finis di posisi ke-9 pada balapan pamungkas musim 2022 di Grand Prix Valencia, Minggu 6 November malam WIB. 
 
Pecco, sapaan Bagnaia, sejatinya hanya butuh tambahan tiga poin atau minimal finis 14 besar di Valencia untuk memastikan diri sebagai juara. 
 
Prestasi ini makin spesial karena belum pernah ada pembalap Italia selain Valentino Rossi yang jadi juara dunia sejak 2009 silam. 

Profil Pecco Bagnaia


Bagnaia lahir di Turin, Italia pada tanggal 14 Januari 1997. Sejak kecil ia sudah menyukai olahraga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti kebanyakan anak laki-laki di Italia, sepak bola menjadi olahraga pertama yang digemari Pecco. 
 
Lalu beranjak remaja, Pecco mulai dikenalkan dengan balapan. Ia pun langsung berguru dengan sang legenda Valentino Rossi di sekolah balap VR46 Academy milik the doctor.
 
Pecco sendiri sebenarnya sedikit telat untuk terjun ke balapan. Pasalnya ia masih VR46 Academy tahun 2013, saat itu usianya sudah 16 tahun. 

Karier balap


Awal karier Pecco di balapan profesional pada awalnya penuh dengan rintangan.
 
Pada 2012, ia pertama kali ia bergabung di Moto3 dengan mengendarai Honda NSF250R. Tak hanya itu, Pecco juga berstatus sebagai member dari Sky Racing Team VR46, tim balap milik Rossi yang memang bertujuan untuk mengorbitkan murid-muridnya dari Italia. 
 
Profil Fransesco Bagnaia, Murid Valentino Rossi yang Kini Jadi Juara Dunia
 
Selama empat musim bertarung di Moto3, Bagnaia naik ke kelas Moto2 pada tahun 2017 bersama Sky Racing Team VR46. Hanya dalam semusim, ia sukses merengkuh gelar juara dunia Moto2 dengan koleksi poin 174. 
 
Berstatus sebagai juara dunia Moto2, semakin banyak tim yang mulai meliriknya untuk naik ke MotoGP. 
 
Tahun 2019, Pecco pun memutuskan memilih berlabuh di tim satelit Ducati Pramac Racing. Dua musim di Ducati Pramac tidak berjalan mulus, Pecco hanya bisa menyudahi kompetisi di peringkat 15 dan 16 akhir musim. 
 
Kemudian di 2021, Pecco dikontrak oleh tim pabrikan Ducati dan langsung tampil sensasional dengan menutup musim di posisi runner up di bawah Quartararo. 
 
Puncaknya di 2022, murid Rossi tersebut membuktikan diri dengan gelar juara dunia. Di klasemen akhir, Pecco unggul 17 angka dari pesaing terdekat Fabio Quartararo. 
 
Profil Fransesco Bagnaia, Murid Valentino Rossi yang Kini Jadi Juara Dunia

Memutus 15 tahun puasa gelar Ducati


Selain menjadi pembalap Italia pertama yang juara setelah Valentino Rossi. Fakta lainnya adalah Pecco Bagnaia juga memutus puasa gelar tim pabrikan Italia, Ducati.
 
Terakhir kali Ducati bisa menyabet gelar juara dunia pembalap bersama Casey Stoner (Australia) pada 2007 silam, tepatnya 15 tahun lalu.
 
(PRI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif