Saran Lorenzo Soal Insiden Rossi-Marquez di Argentina
Jorge Lorenzo (AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANA)
Mallorca: Jorge Lorenzo angkat bicara soal insiden senggolan Valentino Rossi dan Marc Marquez di seri MotoGP Argentina, 8 April lalu. Rider Ducati itu memiliki saran agar kedepannya insiden serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya, penerapan sanksi yang lebih tegas bisa mencegah seorang pembalap untuk bertindak nekat. Lorenzo berharap pengawas balapan lebih tegas lagi dalam memberikan sanksi dengan hukuman yang lebih berat.

"Saya yakin segala sesuatunya bisa dihindari jika ada sanksi yang lebih keras," ujar Lorenzo di acara televisi Spanyol bertajuk El Hormiguero.

Klik: Cavaliers Ditumbangkan Pacers di Game Pertama


"Marquez adalah pembalap luar biasa, ia meraih empat dari lima gelar terakhir. Namun tak ada pembalap yang ingin melewatkan balapan sama seperti para pemain bola yang terkena kartu merah, segalanya dimulai dari pengadil MotoGP,” sambungnya.


Ia pun menyadari jika dahulu dirinya pun memiliki gaya balapan yang agresif. Bahkan,Lorenzo sempat mengalami insiden yang melibatkan Dani Pedrosa dan Alex De Angelis di kelas 250cc. 

"Pada musim pertama di 250cc (2005) saya merupakan pembalap yang cukup nekat dan sangat agresif. Saat saya melihat celah, saya selalu ingin memanfaatkannya," kisah pembalap 30 tahun itu.

"Pada GP Jepang, saya bertarung dengan Pedrosa dan De Angelis, saya ingin finis kedua dengan cara apapun. Saya menyenggol Pedrosa di tikungan dan mencoba menyalip keduanya, menyebabkan De Angelis terjatuh. Pengawas balapan menksoring saya, dan sejak saat itu Lorenzo tidak terlalu agresif, atau gila, atau kamikaze,” tutupnya. (Motorsport.com)

 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id