Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi tim asal Amerika Serikat tersebut. Mereka berhasil mengunci podium satu dan dua (finis 1-2) di sirkuit legendaris yang dijuluki The Cathedral of Speed. Sementara itu, posisi ketiga dilengkapi oleh pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio.
Sengit Sejak Start: Duel Ogura vs Jorge Martin
Jalannya balapan berlangsung sangat ketat sejak lampu start padam. Ai Ogura yang memulai balapan dari posisi kedua sempat melakukan start sempurna dan langsung mengambil alih pimpinan lomba.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Pemegang posisi pole, Jorge Martin (Aprilia Racing), langsung memberikan respons cepat dan membalas untuk merebut kembali posisi terdepan dari tangan pembalap Jepang tersebut.
Tikungan Terakhir jadi Saksi Aksi Nekat Raul Fernandez
Memasuki putaran kedua, Raul Fernandez yang memulai balapan dari grid keempat mulai menunjukkan taringnya. Ia sukses melewati rekan setimnya, Ogura, di titik yang sama saat sang rekan kehilangan keunggulan pada lap pertama.
Puncaknya terjadi pada putaran ketiga di tikungan terakhir (chicane). Fernandez melakukan manuver agresif namun bersih untuk menyalip Jorge Martin demi mengamankan posisi pertama. Di saat yang sama, Fabio Di Giannantonio juga ikut merangsek ke depan setelah menyalip Ogura untuk merebut tempat ketiga.
Akhir Drama di Cathedral of Speed: Dominasi Mutlak Trackhouse
Drama perebutan posisi podium terus berlanjut di sisa lap. Fernandez secara perlahan mulai membuka jarak di depan sendirian. Sementara itu, Ogura menunjukkan kecepatan yang impresif menjelang akhir balapan. Ia berhasil menyalip Di Giannantonio di tikungan terakhir untuk mengamankan posisi kedua sekaligus memastikan dominasi ganda tim Trackhouse.
Hingga bendera finis dikibarkan, Raul Fernandez tetap kokoh di posisi terdepan dengan keunggulan 0,6 detik dari Ogura. Di Giannantonio harus puas finis di posisi ketiga, tepat di depan pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang finis di urutan keempat.
Di barisan belakang, persaingan sengit juga terjadi dalam perebutan posisi kelima antara dua rival juara dunia, Jorge Martin dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team). Martin berhasil mempertahankan posisinya dari tekanan Bagnaia dengan keunggulan sangat tipis, yakni hanya 0,061 detik saat menyentuh garis finis. (motogp.com)
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Belanda 2026

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda