Gaji Lorenzo Terancam Dipangkas Ducati
Pembalap Ducati Jorge Lorenzo (Foto: AFP/ MANAN VATSYAYANA)
Buriram: Kabar buruk menimpa Jorge Lorenzo. Juara dunia tiga kali MotoGP itu kemungkinan terancam dipotong gajinya oleh Ducati, mengingat beberapa situasi yang terjadi dalam tubuh tim pabrikan asal Italia itu.

Meski Ducati telah memperjelas niatnya untuk mempertahankan Lorenzo setelah kontraknya berakhir tahun ini. Sekarang, situasi tersebut telah berubah drastis sejak kesepakatan perpanjangan kontrak itu terjadi.

Alasan pemotongan gaji yang dilakukan Ducati kepada Lorenzo penyebabnya bisa dilihat dari sponsor dan penampilan sang pembalap. Tentu ini tak sebanding dengan apa yang dialami rekan setim Lorenzo, Andrea Dovizioso.

Klik di sini: Ke Final, Timnas Voli Indonesia 2 Masih Butuh Pembenahan

Gaji dasar Dovizioso sebesar 2 juta euro (Rp33 miliar) pertahunnya. Nominal itu disepakati sebelum ia menjadi penantang utama pembalap Repsol Honda, Marc Marquez musim lalu.


Sementara Lorenzo, diikat Ducati dengan kesepakatan kontrak 12 juta euro (Rp202 miliar) pertahun. Sayangnya adaptasi pembalap berjuluk X-Fuera di tim berlangsung lama. Parahnya, ia tak memenangkan satu seri pun pada musim pertamanya bersama Ducati.

Klik di sini: Indonesia akan Datangkan Pelatih Juara Dunia Bridge

Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti menegaskan bahwa bukan tak mungkin pihaknya akan memangkas gaji Lorenzo. Hal itu dilakukan jika ada kesepakatan perpanjangan kontrak antara Ducati dengan Lorenzo.

"Niatnya adalah kami tetap ingin kedua pembalap itu bertahan, tapi jelas ada batasan ekonomis kami. Kami akan berbicara dengan sponsor kami karena Telecom Italia memutuskan untuk meninggalkan kami," ujar Ciabatti kepada Autosport.

"Ketika kami mendapatkan ide tentang berapa banyak uang yang dapat kami berikan, maka akan lebih mudah untuk berbicara dengan manajer kami dari pada para pembalap," terangnya.

"Yang jelas adalah situasinya sangat berbeda dibanding tahun 2016. Saat kami menggaet Jorge, dia mendapat tawaran yang sangat penting dari Yamaha selama dua tahun lagi, dan ia merupakan juara dunia saat ini," lanjut Ciabatti.

Di sisi lain, Ducati ingin memberikan apresiasi kepada Dovizioso yang memiliki penampilan ciamik musim lalu. Tentunya diharapkan, ada negosiasi yang layak untuk pembalap Italia tersebut.

"Ketika kami memperbarui Andrea, di pertengahan tahun 2016, dia tidak pernah menang saat itu dengan Ducati. Untuk itu, kami akan memberi penghargaan atas apa yang dia lakukan tahun lalu," Ciabatti menambahkan.

"Pembalap seperti dia, dengan kontrak yang akan berakhir pada akhir tahun ini, berada dalam posisi negosiasi yang lebih kuat dari sebelumnya," tegasnya.

Tim Panahan Indonesia Gagal Rebut Emas Test Event Asian Games




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360