Kebersamaan Franco Morbidelli dengan Valentino Rossi. (JOSE JORDAN / STR / AFP)
Kebersamaan Franco Morbidelli dengan Valentino Rossi. (JOSE JORDAN / STR / AFP)

Menang di Misano, Morbidelli Berterima Kasih kepada Rossi

Olahraga motogp valentino rossi
Kautsar Halim • 14 September 2020 16:08
Jakarta: Kemenangan perdana Franco Morbidelli di ajang MotoGP memiliki makna besar. Sebab, artinya dia telah membuktikan bahwa Valentino Rossi sebagai sang mentor tidak salah pilih murid.
 
Prestasi tersebutdiraih Morbidelli ketika menyelesaikan GP San Marino dengan catatan waktu42 menit 2.272 detik, Minggu 13 September lalu. Rossi yang tampil cukup menawan dia tinggalkan dengan selisih waktu 2.643 detik.
 
Morbidelli baru menjalani debut MotoGP pada 2018 setelah jadi juara dunia Moto2 pada musim sebelumnya. Perjalanan kariernya cukup spesial karena dia langsung naik ke jenjang Moto2 dari seri Superstock 600 Eropa. Selain itu, dia juga jebolan pertama Akademi VR46 milik Rossi yang balapan di kelas premier.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Morbidelli yang kini berusia 25 tahun baru merasakan manisnya podium kelas premier pada tahun kedua bersama tim Petronas Yamaha. Tapi saat itu, dia hanya finis sebagai runner-up di Brno, Republik Ceko.
 
Tiga seri setelahnya, Morbidelli akhirnya bisa mengangkat trofi pertama di Sirkuit Misano sambil memenangkan persaingan dengan sang mentor. Merespons prestasi itu, Morbidelli langsung berterima kasih kepada Rossi.
 
"Saya rasa, salah satu orang yang harus diucapkan terima kasih adalah Valentino karena dia sudah menaruh kepercayaan kepada saya. Tapi, terima kasih saja pasti tidak cukup karena dia telah melakukan sangat banyak hal untuk saya," kata Morbidelli di video wawancara laman resmi MotoGP.
 
"Punya kesempatan balapan dengan dia adalah suatu keberkahan. Dia tak diragukan lagi sebagai seorang legenda terbaik sepanjang masa," tambahnya.
 
"Saya memang ingin mengalahkannya untuk menunjukkan bahwa dia telah membuat pilihan yang tepat dengan mempercayai saya. Saya harap bisa lebih sering bertarung lagi dengannya," lanjut Morbidelli.
 
Sementara itu, Rossi yang mendapat modal start dari urutan keempat malah gagal naik podium. Dia harus terima finis keempat karena disalip pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir pada lap terakhir. Meski demikian, Francesco Bagnaia yang juga anak didik Rossi mampu finis di urutan kedua. (ANT)
 

 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif