Quiles finis di posisi pertama, diikuti David Almansa (Liqui Moly Dynavolt IntactGP) di urutan kedua dan rookie Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) yang melengkapi podium. Sementara itu, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), berhasil mengamankan posisi keenam setelah terlibat duel sengit sepanjang balapan.
Quiles Dominan, Langsung Tancap Gas Sejak Lap Awal
Balapan Moto3 Mandalika 2026 berlangsung panas sejak lampu start padam. David Almansa langsung mengambil alih posisi terdepan, diikuti Brian Uriarte, Maximo Quiles, dan Adrian Fernandez (Leopard Racing). Veda Ega Pratama juga memulai balapan dengan menjanjikan setelah merangsek naik ke posisi keenam.Persaingan di barisan depan semakin ketat pada lap-lap awal. Para pembalap saling berebut posisi, bahkan Veda sempat menembus posisi kedua dan ikut meramaikan perebutan tempat terdepan.
Namun, Maximo Quiles segera menunjukkan mengapa dirinya menjadi kandidat kuat juara dunia Moto3 2026. Pada Lap 2, pembalap Spanyol tersebut berhasil mengambil alih pimpinan lomba dari Almansa dan mulai menjauh dari para rivalnya.
Quiles membangun keunggulan hampir satu detik dalam waktu singkat. Kecepatan dan konsistensinya membuat para pesaing kesulitan untuk menempel, sementara Almansa harus menghadapi persaingan ketat di kelompok pembalap pengejar.
Duel Sengit Perebutan Podium, Carpe Terjatuh
David Almansa berusaha mengejar Quiles, tetapi upayanya tidak berjalan mudah. Ia harus berduel dengan sejumlah pembalap di barisan depan sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri dan mengejar ketertinggalan.Sayangnya, jarak yang sudah terbentuk terlalu lebar. Quiles terus melaju konsisten dan memperbesar keunggulannya hingga persaingan memperebutkan kemenangan praktis berada di luar jangkauan para rival.
Di belakangnya, Almansa kembali terlibat pertarungan sengit dengan Adrian Fernandez dan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo). Duel tersebut berakhir dengan insiden bagi Carpe yang terjatuh di Tikungan 10 setelah bersenggolan dengan Fernandez.
Insiden itu mengubah peta persaingan podium. Fernandez kehilangan peluang untuk mempertahankan posisinya, sedangkan Brian Uriarte dan Matteo Bertelle (LEVEL UP - MTA) mendapatkan kesempatan untuk bersaing memperebutkan posisi tiga besar.
Quiles akhirnya melintasi garis finis tanpa mendapat tekanan berarti. Almansa mengamankan posisi kedua, sementara Uriarte sukses merebut podium ketiga setelah mengalahkan Bertelle pada lap-lap terakhir. Kemenangan ini menjadi hasil sempurna bagi Quiles. Ia tidak hanya berjaya di Mandalika, tetapi juga memastikan diri sebagai juara dunia Moto3 2026.
Veda Ega Finis Keenam
Perhatian publik Indonesia juga tertuju kepada Veda Ega Pratama yang tampil kompetitif di Moto3 Mandalika 2026. Pembalap Honda Team Asia tersebut terlibat persaingan ketat melawan Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3), Adrian Fernandez, serta Guido Pini (Leopard Racing).Veda mampu mempertahankan ritme balapnya di tengah rapatnya persaingan dan akhirnya menyelesaikan lomba di posisi keenam. Hasil tersebut menjadi tambahan poin penting bagi Veda dalam persaingan klasemen sementara Moto3 2026. Berkat finis keenam di Mandalika, ia naik ke peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 115 poin.
Sementara itu, Rico Salmela finis di posisi keempat. Matteo Bertelle harus puas berada di luar podium, sedangkan Adrian Fernandez dan Guido Pini masing-masing menempati posisi ketujuh dan kedelapan. Joel Esteban (LEVEL UP - MTA) menyelesaikan balapan di urutan kesembilan, disusul Scott Ogden (CIP Green Power) yang melengkapi 10 besar.
Klasemen Moto3 2026: Quiles Tak Terkejar, Veda Naik ke Posisi Ketujuh
Gelar juara dunia Moto3 2026 kini resmi menjadi milik Maximo Quiles. Keunggulannya mencapai 132 poin atas David Almansa, membuat posisinya di puncak klasemen tidak lagi terkejar.Di bawah Almansa, Brian Uriarte naik ke peringkat ketiga klasemen sementara setelah menggeser rekan setimnya di Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe.
Perubahan posisi juga terjadi di kelompok pembalap lainnya. Veda Ega Pratama berhasil naik ke peringkat ketujuh dengan total 115 poin setelah meraih hasil positif di Sirkuit Mandalika.
Pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi Veda untuk melanjutkan persaingan pada seri-seri berikutnya. Dengan kompetisi yang masih berlanjut, setiap poin akan penting untuk memperbaiki posisi akhir di klasemen musim ini.
Moto3 2026 Berlanjut ke Grand Prix Australia
Setelah menyelesaikan balapan di Indonesia, para pembalap Moto3 akan melanjutkan perjuangan ke seri berikutnya, yakni Grand Prix Australia. Ronde ke-18 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026.Balapan di Australia akan menjadi kesempatan berikutnya bagi para pembalap untuk menambah poin, termasuk Veda Ega Pratama yang kini berada di peringkat ketujuh klasemen. Sementara itu, Quiles menegaskan dominasinya sepanjang musim, dengan torehan 10 kemenangan yang mengantarkannya ke puncak kejayaan kelas Moto3.
Hasil Moto3 Mandalika
