Iannone mengklaim, kemenangan di sirkuit Redbull Ring menjadi titik balik kebangkitan Ducati setelah enam tahun minim gelar. Ia dan Dovizioso pun siap bersaing dengan Yamaha dan Honda yang meraih delapan kemenangan terakhir di Sirkuit Autodrom Brno.
"Masih sangat sulit menjelaskan perasaan saya setelah menang di Austria, tapi saya hanya bisa mengatakan bahwa itu adalah akhir pekan yang benar-benar luar biasa. Sekarang kita menatap Brno dan saya pikir sirkuit ini juga sangat baik untuk kami," ujar Iannone.
"Tahun lalu saya finis keempat meskipun mengalami masalah teknis. Tapi sekarang kami memiliki kecepatan yang baik untuk berjuang demi podium di setiap putaran. Meski rival kami sangat kuat, tapi saya pikir ada kesempatan yang baik untuk mencetak hasil bagus lagi," sambung rider 27 tahun ini.
Sementara, Dovizioso yang finis satu detik di belakang Iannone di Austria, memiliki keoptimisan yang sama. Ia menilai Ducati harus memiliki kepercayaan diri dalam setiap balapan di seri berikutnya.
"Setelah finis di posisi satu dan dua di Austria, Ducati harus memiliki banyak kepercayaan diri. Di Brno balapan akan lebih sulit, tetapi kami telah meningkatkan performa motor, jadi saya yakin bahwa kami juga bisa bersaing di Ceko," ujar Dovizioso.
Ducati memang sejauh ini belum menunjukkan dominasi di Brno. Tercatat, baru Casey Stoner yang mampu meraih podium pertama di Brno pada 2007 dan 2011 lalu. (GPUpdate)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News