Quique Setien (Foto: AFP/Miguel Ruiz)
Quique Setien (Foto: AFP/Miguel Ruiz)

Jelang Barcelona vs Atletico Madrid

Jika Kalah dari Atletico, Barcelona Bakal Pecat Setien?

Olahraga barcelona
Kautsar Halim • 30 Juni 2020 11:18
Barcelona: Barcelona akan melakoni laga penting saat menjamu Atletico Madrid pada lanjutan La Liga, Rabu 1 Juli dini hari WIB. Jika gagal meraih kemenangan, Los Cules tentu makin sulit mengejar Real Madrid di puncak klasemen.
 
Madrid berhasil memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 71 poin atau menyalip Barcelona dengan selisih 2 angka pada akhir pekan lalu (jornada ke-32). Itu terjadi karena Barcelona ditahan imbang Celta Vigo, sedangkan Madrid menang atas Espanyol.
 
Performa buruk Barca dikabarkan berasal dari hubungan yang tidak harmonis antara jajaran pelatih Quique Setien dengan sejumlah pemain kunci seperti Lionel Messi dan Luis Suarez. Dan itu, berpotensi makin memburuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surat kabar Spanyol As menyebutkan, Messi punya masalah internal dengan asisten Setien, Eder Sarabia. Saking jengkelnya, La Pulga--julukan Messi tidak mau menatap wajah sang asisten pelatih hingga kini.
 
Selain itu, Suarez juga dikabarkan tidak senang dengan strategi Setien. Dia kerap mempertanyakan efektivitas taktik tersebut di ruang ganti dan menganggapnya bukan pilihan terbaik dalam pertandingan.
 
Presiden Barcelona Josep Bartomeu sejatinya tahu tentang konflik internal timnya. Tapi, dia belum bisa merekrut pelatih papan atas baru hingga musim selesai. Untuk menyiasatinya, Bartomeu dikabarkan bakal menunjuk Francisco Garcia memimpin laga terakhir Barca musim ini.
 
Saat ini, Garcia masih menjabat sebagai pelatih Barcelona B dan namanya pernah masuk sebagai calon pengganti pelatih Ernesto Valverde pada Januari lalu. Dia tidak terpilih kala itu karena hierarki klub lebih menyukai Setien.
 
Barcelona mungkin terlihat berantakan jika mengganti pelatih sebanyak tiga kali dalam semusim. Tapi itu bukan hal baru karena pernah terjadi juga pada musim 1982--1983.
 
Saat itu, Udo Lattek dipecat pada Maret 1983 untuk digantikan dengan Jose Luis Romero yang hanya dipercaya mengawal satu pertandingan. Kemudian, Romero diganti oleh Luis Menotti hingga akhirnya Barca menutup musim secara mengecewakan di urutan empat.
 
Tidak bisa dipungkiri laga Barcelona kontra Los Colchoneros bakal sangat krusial bagi masa depan Setien yang pernah melatih Real Betis. Tapi, kepastiannya tetap menunggu evaluasi jajaran eksekutif Barcelona. (livesoccertv.com)
 

 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif