Pertandingan pekan ke-38 ini tidak hanya menjadi panggung selebrasi kemenangan tim, tetapi juga menjadi momen pembuktian ketajaman lini serang Real Madrid. Hasil positif ini sekaligus mengunci posisi akhir yang solid bagi tim asuhan Álvaro Arbeloa di penutupan musim kompetisi domestik.
Mbappe Segel Trofi Pichichi
Bintang kemenangan Real Madrid, Kylian Mbappé, kembali menunjukkan performa kelas dunia. Penyerang asal Prancis tersebut mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao, yang sekaligus memastikan dirinya finis di posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak La Liga musim ini dengan koleksi 25 gol.
Keberhasilan ini membuat Mbappe resmi dianugerahi Trofi Pichichi, penghargaan prestisius untuk pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol.
Ini merupakan gelar top skor kedua secara berturut-turut bagi Mbappe. Pada musim debutnya (2024/2025), mantan pemain PSG tersebut langsung menggebrak dengan catatan 31 gol, sebelum akhirnya kembali memimpin produktivitas gol di musim keduanya kali ini.
Di bawah Mbappe, penyerang Mallorca, Vedat Muriqi, menguntit di posisi kedua dengan raihan 23 gol. Sayangnya, ketajaman Muriqi gagal menyelamatkan Mallorca dari jurang degradasi ke Segunda División.
Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh striker Osasuna, Ante Budimir, yang membukukan 17 gol sepanjang musim.
Jawab Tekanan dengan Gol
Keberhasilan mempertahankan gelar top skor mempertegas peran vital Mbappe sebagai motor utama penyerangan Madrid. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, serta efisiensi penyelesaian akhir yang adaptif membuatnya mampu mengatasi tekanan besar saat bermain bersama raksasa Spanyol tersebut.
Rekor 31 gol di musim pertama dan 25 gol di musim kedua membuktikan bahwa sang penyerang telah sepenuhnya menyatu dengan ritme dan gaya sepak bola Spanyol.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News