Rohaniwan Keuskupan Labuan Bajo, Romo Hermen Sanusi. (Foto: Dok. Metro TV)
Rohaniwan Keuskupan Labuan Bajo, Romo Hermen Sanusi. (Foto: Dok. Metro TV)

Keuskupan Labuan Bajo Gelar Doa Bersama dan Nyalakan Seribu Lilin untuk Keluarga Pelatih Valencia

MetroTV • 03 Januari 2026 09:04
Labuan Bajo: Keuskupan Labuan Bajo menggelar doa bersama dan menyalakan seribu lilin sebagai bentuk solidaritas dan dukungan bagi keluarga serta para korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

‎Ribuan umat Keuskupan Labuan Bajo memadati pelataran Marina Waterfront City Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Ribuan umat ini memanjatkan doa serta menyalakan lilin sebagai empati dan bela rasa terhadap keluarga korban.

‎Dalam doa bersama tersebut, istri pelatih Valencia B putri, Fernando Martin Carreras turut hadir. Suasana haru tak terelakkan ketika istri Carreras tak kuasa menahan tangis di tengah doa yang dipanjatkan untuk suami dan kedua anaknya yang hingga kini masih dalam pencarian.

‎Romo Hermen Sanusi mengatakan doa bersama itu bertujuan memberikan dukungan moral dan spiritual kepada keluarga korban, sekaligus sebagai bentuk solidaritas terhadap tim SAR, KSOP, dan seluruh unsur yang terlibat dalam upaya pencarian.

"Kegiatan ini tujuannya adalah untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada keluarga dari Spanyol yang saat ini sedang dilanda duka," ujar Romo Hermen Sanusi.
 
"Semua yang hadir di sini ada umat, biarawati, dan iman. Kami sungguh berempati dan ikut berbela rasa atas apa yang mereka alami. Ini kegiatan doa bersama, untuk mendukung Tim SAR, KSOP, dan siapa saja tim yang terlibat dalam kegiatan pencarian saudara kita yang belum ditemukan. Kurang lebih 1000 orang memberikan dukungan," sambungnya.
 
‎Doa bersama ini juga mau menegaskan keluarga korban tidak sendirian menghadapi masa sulit, melainkan dikelilingi oleh doa dan kepedulian dari berbagai pihak.

‎Sementara seribu lilin yang dinyalakan menjadi simbol harapan dan cinta. Harapan agar para korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan, serta lambang kekuatan iman yang dipanjatkan melalui doa bersama, termasuk permohonan perlindungan Bunda Maria.

‎Lilin-lilin itu menyala sebagai tanda bahwa harapan masih hidup dan duka keluarga korban dipeluk oleh solidaritas serta doa seluruh umat yang hadir. (Marianus Marselus - MetroTV)


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan