Dalam laga tersebut, Atletico harus kehilangan pemain andalan mereka di lini tengah, yakni Pablo Barrios akibat cedera.
Kabar yang kurang mengenakan tersebut dikonfirmasi sebelum pertandingan semifinal Piala Super Spanyol. Laga bertajuk El Derbi Madrileno itu akan tersaji pada Jumat (9/1) dini hari WIB.
Hilangnya Barrios di lini tengah, membuat Diego Simeone mencari cara untuk mengoptimalkan lini tengah Atletico Madrid, secara mendadak terutama jelang pertandingan melawan Real Madrid di ajang Piala Super Spanyol.
Untuk Barrios, pemain muda asal Spanyol itu mengalami memar pada bagian betisnya. Namun cedera yang dialami oleh sang pemain bukan termasuk dalam robekan otot yang cukup parah. Sehingga waktu pemulihan bagi sang pemain tidak bisa dikatakan singkat, dan memaksa Barrios harus menepi dalam laganya di semifinal Piala Super Spanyol menghadapi El Real.
Jika Atletico Madrid mampu melaju ke final, Barrios dipastikan membela Atletico Madrid di partai final. Akan tetapi, untuk pertandingan nanti, Simeone tentunya mencari solusi lain untuk menambal kekurangan pada lini tengah Atletico Madrid.
Nama Jonny Cardoso, menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Barrios. Secara fisik sang pemain cukup kuat untuk dipasangkan bersama sang kapten, Koke. Selain itu nama Conor Gallagher menjadi pilihan Simeone yang bisa dipasangkan, sama seperti dirinya menggantikan Barrios pada babak kedua melawan Sociedad setelah mengalami cedera.
Pada pertandingan kali ini, Simeone memiliki ambisi untuk mengulangi keberhasilannya mengalahkan Real Madrid, dengan skor 5-2 sebelumnya. Fokus utama sang pemain adalah menargetkan Vinicius Junior. Pemain asal Brasil itu kerap memiliki rekor buruk kala menghadapi Atletico Madrid.
Marcos Llorente menjadi pemain bertahan sekotor sayap kanan, atau bek kanan yang tentunya ditugaskan untuk meredam kelincahan Vinicius selama pertandingan berlangsung.
Simeone yakin, jika Llorente mampu menjadi kunci lini pertahanan bagi tim nya, berkat kecepatan dan fisik yang dapat mematikan gerak dari Vinicius.
Saat ini Vinicius sedang dalam performa yang kurang baik. Tercatat, dirinya sudah tidak produktif mencetak gol dalam 18 laga terakhir dan kerap mendapatkan cemoohan dari para pendukung. Namun secara statistik melansir dari FOTMOB, pemain yang kerap disapa ‘Vini’ itu, mencatatkan lima gol, lima asis, 16 kali sebagai pemain starting, dalam 19 pertandingan. Sejauh ini pemain berusia 25 tahun itu memiliki menit bermain sebanyak 1408.
Bukan hanya Atletico Madrid, Real Madrid tentu memiliki ancaman bagi Atletico Madrid. Gonzalo Garcia tampaknya akan menjadi pelapis Mbappe yang akan absen karena cedera. Sang pelatih Xabi Alonso akan menurunkan pemain jebolan Akademi Real Madrid itu yang sedang on fire.
Dalam laga terakhirnya, Gonzalo mencetak hattrick sempurna saat menghadapi Real Betis. Garcia menjadi pahlawan yang berhasil mengantarkan kemenangan untuk Real Madrid dengan skor akhir 5-1 pada pekan lalu.
Hadirnya Gonzalo Garcia diprediksi akan memberi ancaman bagi penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak terutama pada setiap aksi magis dari penyerang berbakat seperti Gonzalo Garcia.
Melansir dari Sofascore, secara statistik musim ini, penyerang berusia 21 tahun itu mencatatkan 14 kali bermain dengan torehan tiga gol di semua kompetisi, dengan 288 menit bermain.
Secara Head to Head di ajang Piala Super Spanyol, Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama memiliki rekor satu kali kemenangan dengan dua kali imbang. Pada 2014, keduanya menerima hasil imbang, lalu di leg kedua Atletico Madrid berhasil menang dengan skor 1-0. Kemudian bertemu di musim 2020, keduanya menelan hasil imbang, dan melalui adu penalti El Real berhasil menang. Memasuki musim 2024, Real Madrid berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 5-3. (Victor Rodam Matrano)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News