The Athletic sebelumnya melaporkan bahwa masa bakti mantan penggawa Chelsea itu sejatinya akan kedaluwarsa pada bursa transfer musim panas ini.
Los Blancos kemudian bergerak cepat menggelar serangkaian pembicaraan penting guna memagari sang pemain, sekaligus menyelaraskan kesepakatan dengan kebijakan internal klub yang hanya memberikan durasi tambahan satu tahun bagi pemain di atas usia 30 tahun.
Keputusan bertahannya Rüdiger disambut positif oleh internal tim. Kehadiran bek berusia 33 tahun tersebut dinilai sangat krusial untuk menjaga kedalaman lini belakang Los Blancos, terlebih setelah adanya kepastian mengenai kembalinya José Mourinho yang akan menjabat sebagai pelatih kepala Real Madrid mulai musim depan.
Krisis Pertahanan dan Peran Pemimpin
Langkah Real Madrid mempertahankan Rüdiger dipengaruhi oleh situasi pelik di sektor pertahanan tim. Klub raksasa Spanyol ini dipastikan akan kehilangan dua bek senior lainnya, David Alaba dan Dani Carvajal, yang hengkang dengan status bebas transfer.
Kondisi tersebut kian diperparah dengan situasi kebugaran Eder Militao yang rentan cedera serta penurunan performa Raul Asencio.
Meskipun performa Rüdiger musim ini sempat terganggu akibat cedera hamstring dan lutut yang membatasi penampilannya menjadi 26 laga, kontribusinya di ruang ganti dinilai tidak tergantikan.
Baca Juga :
Daftar Tim Semifinal Piala Super Spanyol 2027: Barcelona vs Atletico, Real Madrid Tantang Sociedad
Pemain yang baru saja dipanggil masuk skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026 ini dipandang sebagai mentor tangguh yang memberikan dampak positif bagi perkembangan para pilar muda seperti Dean Huijsen dan Endrick.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News