Barcelona mengalami kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Penguasaan bola yang lambat dan kesalahan saat mengalirkan bola membuat tim tuan rumah tidak mampu tampil optimal menghadapi tekanan Real Madrid.
Madrid membuka keunggulan pada menit ke-41 melalui Mbappe. Gol tersebut berawal dari upaya sapuan bek Barcelona, Gerard Martin, yang membuat bola memantul ke arah Mbappe sebelum masuk ke gawang.
Barcelona berusaha bangkit selepas jeda dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Raphinha. Namun, mereka gagal mempertahankan hasil imbang setelah Madrid kembali mencetak gol pada penghujung pertandingan.
Pedri Kritik Permainan Barcelona
Pedri menilai Barcelona tidak tampil sesuai karakter permainan mereka, terutama pada babak pertama. Gelandang asal Spanyol itu juga menyesalkan banyaknya kehilangan bola yang memberikan keuntungan bagi Madrid.
"Secara umum, kami tidak bermain bagus. Kami tidak seperti diri kami sendiri di babak pertama. Ada banyak hal yang bisa kami lakukan lebih baik," kata Pedri kepada DAZN.
Pedri mengakui Barcelona sempat memperbaiki permainan pada babak kedua. Meski demikian, ia menilai timnya masih memiliki masalah dalam mengantisipasi serangan balik lawan.
"Kami berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, tetapi kami tidak bertahan dengan baik terhadap gol kedua, terutama dari serangan balik, yang kami tahu bisa mereka lakukan," ujar Pedri.
Pedri menegaskan kesalahan mendasar menjadi salah satu faktor yang membuat Barcelona harus menerima kekalahan. Menurutnya, lambatnya permainan dan kehilangan bola secara tidak perlu membuat timnya kesulitan menghadapi Madrid.
"Namun, yang terpenting, di babak pertama kami bermain sangat lambat, kami sering kehilangan bola dengan bodohnya dan kesalahan-kesalahan itu harus dibayar mahal," tutur Pedri.
(Muhammad Zaidan Rizky)