Carvajal diketahui tengah menjalani musim yang tidak mudah bersama Real Madrid. Bek kanan asal Spanyol tersebut sempat absen lebih dari dua bulan akibat cedera dan membuat dirinya harus kehilangan tempat di line up tim utama beberapa pekan terakhir. Dalam periode tersebut, Alexander-Arnold mengambil alih peran sebagai starter.
Situasi ini memicu spekulasi adanya ketegangan antara Arbeloa dan Carvajal, terutama setelah kemenangan Madrid 2-1 atas Deportivo Alavés pada Rabu dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). Dalam laga itu, Alexander-Arnold tampil sejak awal sebelum akhirnya digantikan oleh Carvajal.
Mengutip laporan dari ESPN, Arbeloa memberikan klarifikasi tegas terkait isu keretakan hubungannya dengan Carvajal, ia menegaskan bahwa keputusannya lebih sering memainkan Trent dibanding Carvajal tidak berkaitan dengan faktor personal terhadap Carvajal.
“Itu adalah jawaban singkat dan serius untuk pertanyaan yang menurut saya tidak pada tempatnya, itu bukan karena Dani Carvajal. Anda bisa lihat, sejak saya berada di sini, bagaimana jawaban saya tentang dia, dan Anda bisa bertanya kepada para pemain saya bagaimana saya berbicara tentang Dani Carvajal kepada tim," ujarnya.
Arbeloa juga menilai spekulasi tentang dirinya yang dinilai mempunyai masalah dengan Carvajal yang tengah berkembang di media saat ini tidak berdasar dan cenderung tidak adil.
"Orang-orang mencoba memberikan interpretasi yang tidak beralasan dan tidak adil terhadap hal ini. Dia lebih dari siap untuk pergi ke Piala Dunia. Dia telah menjadi starter untuk kami, dan dia bermain dengan baik," tegas Arbeloa.
Lebih lanjut, ia juga menyebut Carvajal sebagai salah satu produk akademi paling penting dalam sejarah klub.
"Dia adalah pemain fundamental, di dalam dan di luar lapangan, dan untuk tim nasional seharusnya sama, Dia mungkin merupakan produk akademi terpenting dalam sejarah klub," tambahnya.
Arbeola juga kembali menegaskan bahwa dirinya selalu mempunyai hubungan yang baik dengan pemain asal Spanyol tersebut.
"Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya. Sulit bagi saya untuk percaya bahwa seorang pelatih akan memilih tim karena alasan non-olahraga," tutupnya.
Pernyataan Arbeloa tersebut sekaligus meredam isu adanya keretakan internal yang terjadi di dalam skuad berjuluk Los Blancos menjelang fase akhir kompetisi musim ini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News