Camavinga memutuskan untuk mengikuti program Business of Entertainment, Media & Sports (BEMS) di Harvard Business School. Program tersebut dipilih sebagai bagian dari persiapannya untuk membangun pemahaman di bidang bisnis dan manajemen sebagai bekal setelah mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional.
Menariknya, saat para pemain timnas Prancis menjalani persiapan di pusat latihan mereka di Massachusetts, Camavinga justru menghabiskan waktunya mengikuti kegiatan akademik yang lokasinya hanya berjarak sekitar delapan kilometer dari markas Les Bleus.

Melalui akun media sosial pribadinya, gelandang Real Madrid tersebut membagikan beberapa momen selama mengikuti program di kampus tersebut, termasuk foto sertifikat yang diterimanya.
“Beberapa hari untuk belajar, mendengarkan, dan berkembang. Saya sangat bersyukur atas pengalaman berharga di Harvard Business School,” tulis Camavinga di akun Instagram pribadinya.
Kalah Saing di Timnas Prancis
Keputusan Camavinga untuk memanfaatkan jeda internasional dengan fokus pada pendidikan datang di tengah perjalanan kariernya bersama Timnas Prancis yang masih mengalami naik turun.
Sejak menjalani debut di bawah asuhan Didier Deschamps pada 2020, pemain serbabisa itu telah mencatatkan 29 penampilan bersama Les Bleus. Ia juga sempat tampil selama 49 menit sebagai pemain pengganti pada final Piala Dunia 2022 saat Prancis kalah dari Argentina melalui adu penalti.
Penampilan terakhir Camavinga bersama tim nasional terjadi pada laga persahabatan Maret lalu, ketika ia masuk dari bangku cadangan dalam kemenangan 2-0 atas Kolombia.
Sementara di level klub, pemain Real Madrid tersebut tetap menunjukkan performa yang cukup konsisten dengan tampil dalam 43 pertandingan sepanjang musim, meski timnya harus menutup musim tanpa meraih trofi utama untuk tahun kedua secara beruntun.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda