Robert Lewandowski mencetak dua gol pada menit ke-11 dan 40. Sedangkan dua gol Barcelona lainnya dicetak Alejandro Balde menit ke-20 dan Jules Kounde di menit ke-53. Adapun gol balasan Espanyol dicetak Javi Puado menit 73 dan Joselu di masa injury time.
Barcelona sudah dipastikan menggenggam gelar juara La Liga musim ini meskipun masih ada 4 pertandingan tersisa. Blaugrana kokoh di puncak klasemen dengan raihan 85 poin. Total poin Barca sudah tidak mungkin terkejar oleh seteru abadinya Real Madrid di peringkat kedua dengan koleksi 71 poin.
Namun, perayaan pemain Barca menjuarai La Liga diwarnai aksi fans Espanyol yang ngamuk hingga memaksa para pemain Barca lari ke ruang ganti.
Laga ini memang sedikit tercoreng oleh aksi oknum fans Espanyol yang tidak terima pemain Barca berselebrasi. Alasannya dikarenakan Barcelona dan Espanyol merupakan derby sekota yang memang berseteru sejak lama.
Karena itu, fans Espanyol tidak terima melihat Barcelona merayakan gelar di kandang mereka. Apalagi, kekalahan atas Barca membuat Espanyol makin terpuruk di peringkat 19 klasemen.
Espanyol fans invading the pitch after the final whistle against Barcelona. pic.twitter.com/DWNNAMGQTb
— FansArena (@FansArena4) May 14, 2023
Kronologi fans Espanyol masuk ke lapangan
Usai pluit panjang berbunyi, anak asuh Xavi Hernandez bersuka ria merayakan kemenangan sekaligus gelar juara La Liga musim ini. Namun pemandangan tersebut tidak bisa diterima oleh fans Espanyol.
Bahkan para pemain Barcelona harus melarikan diri dari lapangan saat pendukung Espanyol yang marah menyerbu masuk ke dalam lapangan untuk merusak pesta gelar La Liga Blaugrana.
.jpg)
Kurang lebih sekitar ratusan pendukung Espanyol merangsek ke lapangan hingga membuat skuad Barcelona lari kocar-kacir. Mereka langsung lari memasuki ruang ganti untuk menyelamatkan diri.
Xavi: Selebrasi itu normal
Pelatih Xavi Hernandez mengakui para pemainnya seharusnya menahan diri karena mereka tidak berada di stadion kandang mereka.
"Ini adalah momen yang sangat emosional, momen yang tidak bisa untuk tidak dirayakan setelah kerja keras selama berbulan-bulan," ujar Xavi.
"Kami tidak melakukan selebrasi hanya karena kami berada di kandang Espanyol," lanjutnya.
Menurut Xavi selebrasi mereka normal dan tidak memprovokasi, namun ia juga sadar kalau mereka harus menghormati tuan rumah.
"Selebrasi itu normal namun kita harus sadar kita tidak berada di stadion kandang dan kita harus menghormati tuan rumah. Saya sadar emosi sulit dikendalikan namun saya mengatakan kepada mereka yang terbaik saat ini adalah segera masuk ke ruang ganti," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News