Nick Woltemade antusias gabung Juventus. (Foto: IG resmi Nick Woltemade)
Nick Woltemade antusias gabung Juventus. (Foto: IG resmi Nick Woltemade)

Woltemade Sebut Juventus Klub Terbesar di Italia

Kautsar Halim • 03 September 2026 00:43
Ringkasnya gini..
  • Nick Woltemade menyebut Juventus sebagai klub terbesar di Italia setelah bergabung dari Newcastle.
  • Zlatan Ibrahimovic dan Kai Havertz menjadi role model Woltemade.
  • Woltemade dipinjam Juventus hingga Juni 2027 dan siap membuktikan kualitasnya di Serie A.
Jakarta: Nick Woltemade langsung melontarkan pujian tinggi setelah resmi bergabung dengan Juventus. Penyerang asal Jerman tersebut menyebut I Bianconeri sebagai klub terbesar di Italia.

Woltemade bergabung dengan Juventus dari Newcastle United pada Deadline Day bursa transfer musim panas 2026, Selasa 1 September lalu. Pemain berusia 24 tahun itu datang dengan status pinjaman selama satu musim dan akan memperkuat Juventus hingga Juni 2027. 

“Saya sangat senang berada di sini. Ini klub besar, tentu saja. Saya sangat senang bermain di klub besar seperti Juventus, klub terbesar di Italia. Saya sangat bahagia dan bangga,” ujar Woltemade dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Juventus. 
 

Woltemade Antusias Gabung Juventus


Woltemade mengaku tidak sabar memulai petualangan barunya di Turin. Kepindahan ke Juventus juga menjadi pengalaman baru setelah sebelumnya berkarier di Jerman dan Inggris.

Juventus mendatangkan Woltemade dengan status pinjaman dari Newcastle untuk musim 2026/2027. Klub Italia tersebut membayar biaya awal sekitar 2,8 juta euro, ditambah bonus hingga 500 ribu euro serta biaya tambahan.

Kedatangan Woltemade diharapkan menambah opsi di lini depan Juventus. Dengan tinggi badan mencapai 1,98 meter, ia memiliki karakteristik fisik berbeda dari sejumlah penyerang lainnya. 

Namun, Woltemade menegaskan bahwa kemampuan terbaiknya bukan sekadar mengandalkan postur tubuh.
 

Woltemade: Saya Bukan Cuma Mengandalkan Fisik


Woltemade mengaku memahami jika banyak orang melihatnya sebagai penyerang yang mengandalkan kekuatan fisik. Akan tetapi, ia merasa teknik dan pemahamannya terhadap permainan justru menjadi kekuatan utama.

“Orang-orang mengharapkan saya hanya bermain secara fisik, tetapi saya pikir kualitas terbaik saya adalah teknik dan pemahaman terhadap permainan,” kata Woltemade.

“Saya pemain yang cerdas, bisa mencetak gol, memberikan assist, membuat umpan terakhir untuk rekan setim. Saya juga pandai menemukan posisi yang tepat di lapangan. Secara keseluruhan, itulah gaya bermain saya. Tidak sering Anda melihat pemain jangkung bermain seperti saya,” lanjutnya. 

Pernyataan tersebut cukup menggambarkan karakter Woltemade yang ingin dikenal bukan hanya karena posturnya. Ia ingin kemampuan teknis dan kecerdasannya dalam membaca permainan menjadi bagian penting dari identitasnya.
 

Mengidolakan Zlatan Ibrahimovic dan Kai Havertz


Menariknya, Woltemade kemudian mengungkap dua pemain yang menjadi inspirasinya. Ia menyebut legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic dan penyerang Arsenal Kai Havertz sebagai pemain yang ia sukai.

Woltemade mengatakan dirinya memang sulit dibandingkan dengan pemain lain karena tidak banyak penyerang dengan kombinasi tinggi badan dan gaya bermain seperti dirinya.

“Sulit karena saya sangat tinggi, tidak banyak pemain yang setinggi saya. Saya pikir saya mengambil sedikit dari semua pemain,” ujar Woltemade. 

“Zlatan Ibrahimovic selalu saya sukai untuk ditonton karena dia juga sangat tinggi dan memiliki teknik yang hebat. Kai Havertz juga sangat saya sukai, dia teman saya. Saya selalu mengambil sedikit dari semua orang,” lanjutnya. 

Khusus Ibrahimovic, Woltemade melihat kesamaan dari sisi postur tubuh sekaligus kemampuan teknik. Sementara Havertz menjadi sosok yang lebih dekat secara personal karena keduanya merupakan teman.

Menariknya, Woltemade sebelumnya juga pernah menggambarkan gaya bermainnya sebagai perpaduan sejumlah penyerang, termasuk Havertz dan Ibrahimovic.
 

Dari Stuttgart ke Newcastle


Sebelum pindah ke Juventus, Woltemade mencuri perhatian saat memperkuat VfB Stuttgart. Ia mencetak 18 gol dalam 36 pertandingan dan membantu klub tersebut menjuarai DFB-Pokal.

Performa itu mengantarnya ke Newcastle United pada musim panas 2025. The Magpies mengeluarkan dana sekitar 69 juta poundsterling untuk mendatangkannya dari Stuttgart.

Namun, musim pertamanya di Premier League belum berjalan sesuai harapan. Woltemade hanya mencetak delapan gol dalam 34 pertandingan Premier League dan satu gol dalam 10 penampilan di Liga Champions.

Secara keseluruhan, ia mencatat 11 gol dan enam assist dalam 53 pertandingan bersama Newcastle di semua kompetisi.
 

Juventus Jadi Kesempatan Baru Woltemade


Kepindahan ke Juventus menjadi kesempatan bagi Woltemade untuk kembali menunjukkan kualitasnya setelah menjalani musim yang kurang konsisten di Inggris.

Di Turin, ia akan bekerja di bawah arahan Luciano Spalletti dan mendapat tantangan baru di Serie A serta kompetisi Eropa. Woltemade juga melihat gaya bermain Juventus cocok dengan karakter permainannya.

“Banyak penguasaan bola, banyak waktu dengan bola dan saya pikir dalam situasi seperti itu kemampuan terbaik saya akan keluar,” tutup Woltemade.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan